KataKata Sindiran Buat Teman Versi Jawa from kecewa dalam bahasa karo, kata kata karo lucu, caption kalak karo, caption karo, pantun nasehat bahasa karo dan artinya, bahasa karo sakit hati, bahasa karo. Paling populer 17 gambar pantun lucu bahasa jawa di 2020 lucu. Istilah pantun di jawa tengah disebut dengan parikan, di
Daftar Isi 114 Contoh Pantun Nasehat Penuh Motivasi dan Renungan 1. Pantun Nasehat tentang Kesehatan 2. Pantun Nasehat tentang Pendidikan 3. Pantun Nasehat tentang Kesuksesan 4. Pantun Nasehat tentang Kehidupan 5. Pantun Nasehat tentang Pertemanan 6. Pantun Nasehat tentang Agama 7. Pantun Nasehat tentang Percintaan Jakarta - Pantun nasehat menjadi salah satu dari beberapa jenis pantun. Pantun merupakan bentuk puisi yang memiliki empat larik yang bersajak silang dua-dua pola ab-ab dan tiap larik umumnya terdiri atas minimal empat dari Buku Kumpulan Pantun Untuk SD-SMP oleh Inur Hidayati, pantun nasehat menjadi media untuk menyampaikan pesan moral. Misalnya orang tua pada anaknya, guru terhadap siswanya, atau antara anggota masyarakat dalam interaksi nasehat dapat menjadi contoh dan pedoman hidup bagi pembacanya. Bentuk karya sastra ini dapat dibagikan ke orang terdekat atau bahkan diri sendiri sebagai bahan renungan dan motivasi Pantun Nasehat tentang KesehatanBu Lurah pergi belanjaBerjalan kaki supaya sehatJika sudah terlalu lama bekerjaBadan butuh istirahatJalan-jalan ke Wisata MerciBayar parkir lima ribuanJangan lupa makan-makanan bergiziUntuk menjaga kesehatanBertamasya ke rumah pamanDiberi makan ikan teriTidak ada yang lebih nyamanSelain jaga kesehatan diriKetemu kawan bermarga barusKebetulan badannya kurusJaga jarak itu harusVirus jadi kabur terusJalan-jalan di hari mingguMampir sebentar membeli bukuJangan lupa olahraga selaluAgar bahagia hadir selaluPergi ke gunung untuk mendakiMendaki sambil berhati-hatiSaat mandi jangan lupa menggosok gigiAgar gigi tidak bolong lagiKeliling kota naik keretaBerhenti sebentar untuk rehatJangan lupa olahragaAgar tubuh dalam kondisi sehatPergi liburan di hari MingguJangan sampai lupa berkemasMakanlah selalu tepat waktuAgar tubuh tak mudah lemasMenyimpan baju dalam lemariLemari indah karena dipahatJaga pola makan sehari-hariAgar tubuh menjadi sehatBerolahraga agar badan sehatBeristirahat sambil makan rotiKalau lelah sebaiknya istirahatSambil rebahan tenangkan hatiSarapan pagi makan buahMakan santai memandang awanPenyakit itu bisa dicegahAsal disiplin menjaga kesehatan2. Pantun Nasehat tentang PendidikanIbu Anna senang bertaniPunya kebun, punya ladangAyo, membaca buku hari iniSupaya masa depan menjadi lebih gemilangDi taman ada Ogest tampanBerjalan dengan tergesa-gesaJika menunda-nunda pekerjaanHanya kata terlambat yang akan tersisaAdik bicara terbata-bataManisnya adik berkepala gundulApapun yang menjadi cita-cita kitaSemoga kelak bisa terkabulKe pasar beli sendal baruTak sengaja berjumpa barusDengarkanlah nasihat ibu dan bapak guruSupaya nilai tugas selalu bagusMain boneka bersama TiaraTak sengaja tersenggol temannyaKalau ingin jadi juaraGiat belajar kuncinyaOgest manis berkulit kuning langsatSebentar lagi hendak bertunanganBelajar tidak akan membuatmu tersesatJustru akan mempermudah dalam melewati tantanganPergi bersantai sambil memancingSaat pulang bawa ikan patinOrang tua merasa senangJika anak menempuh pendidikanSenang sekali pergi memancingBerangkatnya naik motorJangan melupakan pendidikanKarena di situ pengetahuan bertambahBeli baju di Pasar JoharBeli dua gratis satuKalau kamu ingin pintarRajin belajar selaluIbu masak dengan kayu manisMasaknya di hari KamisPendidikan akan berbuah manisJika kita bersikap optimisSetiap pagi minum susuAgar kesehatan tetap terjagaJangan pernah bosan untuk terus membaca bukuKarena buku jendela duniaJalan-jalan naik motorIngat Ibu menitip batagorKalau kamu ingin bertambah pintarJangan pernah malas untuk belajarMakan ayam pakai nasiLauknya masih hangatUntuk meraih mimpiHarus belajar dengan semangatPergi kerja diantar bundaSaat pulang jalan sendiriRajin-rajinlah membacaAgar cita-cita bisa tercapaiAda bekantan sedang termanguPisangnya hilang diambil pemburuPatuhilah nasihat gurumuBeliau juga adalah orang tuamuDipinggir laut memegang jalaTak lupa membawa bekalPendidikan untuk anak bangsaMenuju pemuda yang berakalBerwisata ke Kota banjarIngat Ayah menitip babatJika kamu ingin jadi pintarMaka belajarlah dengan giatMatahari terbit di waktu fajarSetelah itu bunga disiramSiapa yang malas belajarMasa depannya akan suramAnak anjing ada sepuluhHilang satu tinggal sembilanTuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguhAgar tercapai semua keinginanNikmatnya makan ayam betutuJangan lupa diberi kuah bumbuBelajar itu tidak harus menungguAsalkan belajar hal-hal bermutuTsabitah menjual kopi susuPelanggan datang bersama-samaBiasakanlah membaca bukuSebab ia jendela duniaIkut lomba juara satuDikerjakan di dalam kelasKumpulkan PR tepat waktuAgar bisa naik kelasMembeli bahan di pasarSelain sayur ada juga berasTiap hari rajinlah belajarAgar di masa depan jadi orang yang cerdasTarik tambang kemudian kalahPulang-pulang hati kesalWaktu muda rajinlah sekolahAgar di masa tua tak menyesalTerburu-buru memacu waktuSayang tertinggal gerbong keretaLetakan pendidikan di nomor satuUntuk kemajuan bangsa dan negaraBerwisata ke kota BlitarBelum mau pulang dahuluJika ingin menjadi anak yang pintarBelajar dan berterima kasihlah kepada guruJangan terlambat masuk ke kelasKarena banyak tugas yang rumitMenuntut ilmu haruslah ikhlasWujudkan cita-citamu setinggi langitDuduk santai sambil bercandaTak lupa juga bermain gitarBelajarlah kamu selagi mudaAgar nanti jadi anak pintarSovia sangat mudah dikejarKarena tidak cepat berlariIlmu didapat dengan belajarNamun harus sepenuh hatiJoko sering terbawa arusSampai tak ingat jati dirinyaSemangatlah belajar terus-menerusKelak akan kau petik buahnyaTikus itu disebut pengeratSeram sekali dengan bulu lebatGuru ajarkan tentang derajatAgar murid hidup bermartabatMembeli buku dibungkus kertasKertas dipakai sebagai alasJika pendidikan berkualitasPasti jadi bangsa berkelas3. Pantun Nasehat tentang KesuksesanMelihat bebek di tepi sungaiBebek bersantai bersama-samaJanganlah terlalu banyak bersantaiSukses tidak akan dirasaBanyak sampah di selokanJangan lupa diambil dengan saringanBahagia sangat diperlukanUntuk mendapatkan kesuksesanSerunya kita bermain gasingSetelah itu minum sodaSetiap orang punya jalan suksesnya masing-masingJalani saja dan fokus pada jalan kitaHujan deras membasahi diriTeringat kalimat menusuk hatiMari siapkan diri meraih mimpiDetik ini tak usah nantiPaman Sam seorang petaniBekerja hanya sampai siangAyo belajar hari iniUntuk masa depan yang lebih gemilangKalau benci jangan dikejarKalau lapar harus makanBagi siapa yang rajin belajarPasti akan sukses kemudianJalan santai tersandung batuLalu dilempar masuk sumurBelajar jangan mengenal waktuJuga jangan mengenal umurBuat kue dengan daun sugiMiliki manfaat untuk dicobaTiada belajar tiada yang rugiKecuali diri sendiri di masa tuaDi dekat rumah ada pohon tebuLalu ke pasar membeli dagingBanyak harta miskin ilmuBagai rumah tidak berdindingKalau ke Medan harus beli ulosUlos indah dengan banyak gambarRajinlah sekolah jangan bolosAgar kelak jadi anak pintarMelihat api sedang berkobarApi besar menjalar lebarHidup di dunia harus sabarDadanya lapang pikiran segarManis puan pipi meronaMemakai kalung dari mutiaraAgar hidupmu penuh dengan maknaCobalah peduli dengan sesama4. Pantun Nasehat tentang KehidupanAnton datang membawa guntingGunting dipakai memotong kertasNasihat orang tua sangatlah pentingUntuk menghadapi hidup yang kerasKumpul keluarga duduk di sofaDuduk di sofa memakan ketupatDengarkanlah nasihat orang tuaSupaya kamu menjadi kuatJam istirahat pergi bermainDijemput Ayah bersama BudiKalau hidup harus percaya diriAgar berani selalu menemaniHidup sehat ketika beliaMemberi semangat untuk terus berkaryaWajah yang selalu ceriaAkan membuat orang di sekitar kita bahagiaAda lalat, ada ngengatAda pasir, ada juga tanah liatSaat lelah terasa sangatBeri diri rasa semangatBaju dijahit menggunakan benangDipilih benang yang paling kuatKalau mau selalu menangHarus jadi yang terbaik dan semangatMelihat-lihat wisata bahariDi jalan banyak terlihat batuRencanakan sesuatu jauh-jauh hariSupaya hasilnya menjadi tepat waktuTerlihat besar tempat penitipanYang dititip hanya satu tomatJangan pernah jadi orang lainKalau diri sendiri sudah hebatJalan-jalan ke Pulau BaliPagi-pagi berolahragaKamu harus jadi anak berbaktiSehingga orang tua makin cintaWangi lembut bunga melatiDi sebelahnya ada pohon kemangiBarangsiapa yang rendah hatiDerajatnya akan menjadi tinggiAda nelayan sedang berlayarPulangnya membawa ikan teriHutang emas boleh dibayarHutang budi dibawa matiAda kain berwarna putihKain putih banyak gunanyaMari biasakan hidup bersihBuanglah sampah pada tempatnyaPijat kaki pakai minyak zaitunKaki pegal banyak bermainSelalulah menjaga sopan santunAgar dihargai oleh orang lainUmur kita sudah menuaPakai sabun menghasilkan busaJangan membangkan perintah orang tuaSebab akan menambah dosaDi hutan ada guaGua indah berwarna abuJangan suka membohongi orang tuaSebab surga di telapak kaki IbuMemandang indah Gunung DaikTerlihat ada kancil dan rusaBergotong-royong amalan yang baikElok diamalkan setiap mataDi sebelah cambuk ada cemetiAkan sakit kalau dipukulkanJaga akhlak budi pekertiTabiat buruk ayo hilangkanKarya wisata ke SurabayaPulangnya membeli alpukatBuanglah sampah pada tempatnyaBila ingin hidup sehatBuah mangga berbentuk bujurManis rasa kata FeliaJika kita bersikap jujurHidup kita dipandang muliaBayi imut memakai baju merahSetelah menangis ia tertawaJangan jadi orang pemarahKarena pemarah akan cepat tuaWajah kelam karena curangHati kelam pura-pura suciAkal pendek banyak dipandangJanganlah hati kita terkunciMakan roti di PakistanSiapa cepat dia yang dapatBelajarlah dari kesalahanKelak kebahagiaan akan di dapatBuah salak buah kedondongDitaruh di atas piring jatiJangan pernah menjadi pribadi sombongAgar terhindar dari penyakit hatiBerkunjung ke rumah PetrusDisambut ramah oleh Mbak YumManfaatkan waktu belajar terusDan buat orang tuamu tersenyumNonton film horror bersama GaluhTiba-tiba Galuh menakutimuDalam hidup jangan mengeluhIngat kerja keras orang tuamuNaik pesawat di malam hariPesawat cepat memacu lajuJadilah engkau anak yang beraniTak pernah ragu dan terus majuBeli kayu dibelah duaKayu digunakan untuk menyanggahDari muda sampai ke tuaAjaran baik jangan diubahSiang-siang makan sukunSore-sore makan kedondongKalau mau hidup rukunJangan lupa tolong-menolongJalan-jalan ke rumah SatunahDatangnya malam-malamJanganlah suka memfitnahFitnah itu amat kejamDi sungai ada berang-berangDia terduduk di sebelah kiriJika berada di rantau orangBaik-baik membawa diri5. Pantun Nasehat tentang PertemananDi rumah kakek ada belatiBelati dijaga dengan hati-hatiJanganlah kamu tinggi hatiDijauhi teman itu pastiHati Iman sedang gundahKhawatir akan kesambet setanPantai itu memang indahTetapi lebih indah persahabatanBola ditendang ke arah gawangTapi sayang tak masuk bolanyaPersahabatan tidak bisa dibeli dengan uangKarena persahabatan tak ternilai harganyaPria tampan berdiri di jembatanSelain tampan ia juga gagahIngat kawan jagalah persahabatanKarena persahabatan sangatlah indahPanas-panas minum es kelapaBeruntung dibayarin AyaSekian waktu tak berjumpaHangatnya persahabatan tetap terjagaJalan-jalan ke kota PaluPulang-pulang membeli piguraSahabat di masa yang laluJadi teman hidup di hari tua6. Pantun Nasehat tentang AgamaDuduk santai di pagi hariSambil makan buah dan vitaminPuasa Ramadhan sebentar lagiJangan lupa saling memaafkanPergi bertamasya membawa bekalBekal berisi sayur mayurRajinlah untuk terus beramalSupaya amal pahala terus mengalirJalan-jalan hari SelasaPulangnya di hari RabuJika kamu ingin masuk ke surgaIngat ibadah adalah nomor satuPulau Bali Pulau KalimantanPulau Sumba Pulau JawaShalat lima waktu ayo tegakkanTiang agama nan utamaBanyak pohon berdaun rimbunNamun sayang tiada buahnyaWalaupun hidup seribu tahunKalau tak sembahyang apa gunanyaDi dalam sawah banyak ularnyaDi dalam kali banyak ikannyaKalau bermain janganlah lupaShalat mengaji tetapi dijagaPergi ke laut membawa wadahMembawa umpan dan juga jalaLuruskan niat dalam ibadahAgar berkah dan berpahalaSaat lapar makan bakso uratDitambah mie dan sayuranJika kamu ingin hidup selamatCobalah selalu taat perintah TuhanLauk di meja habis sudahHanya tersisa tulang igaSejak kini rajinlah ibadahNiscaya kelak peroleh surgaIngin berlibur ke pulau BaliLalu ingin membeli mainanKepada Tuhan-lah kita kembaliMohonlah doa dan ampunanPara petani pergi menyemaiMelihat padi disiram sudahJika ingin hidup dalam damaiJangan pernah lupa beribadahPergi sekolah tapi terlambatSampai-sampai gurunya memarahiJangan pernah meninggalkan shalatAgar terus mendapatkan ridho ilahiDuduk di hari SelasaDuduk berdua bersama FirmanJangan pernah remehkan puasaKarena puasa termasuk rukun imanBerkemah sambil membawa tendaTenda dibawa milik SintaPunya rejeki beramal jangan ditundaTunaikan rukun iman yang ke limaBeli srikaya bersama JohanaJohana membeli dilantai empatJangan bosan untuk berdoaNiscaya dikabulkan di saat tepatKe Jakarta mencari makanMakan berdua bersama istriPerintah Tuhan ayo kerjakanLarangan Tuhan ayo jauhiBuah apel dimakan TiniDibawa Tini pakai keranjangPerbaiki dulu diri sendiriJangan malah menghujat orang7. Pantun Nasehat tentang PercintaanDuduk santai sambil bertanya-tanyaDuduknya di ruang tamuSebut nama pujaan di hadapanNyaSiapa tau ia jodohmuHati-hati menjaga mataJangan sampai menjadi butaKasihilah pasanganmu dengan cintaAgar ia mencintaimu dengan kasihnyaPatah kayu disambungkanDisambung sambil direkatkanKepada Tuhan kita mohonkanAgar cepat disatukanHandoko tampan juga manisTapi sayang wajahnya bengisJangan tergoda rayuan manisAgar nanti tidak Detikers, semoga kamu makin semangat menjalani hari usai membaca contoh pantun nasehat ini ya. Simak Video "Momen Jackson Wang Minta Belajar Bahasa Indonesia di Panggung HITC 2022" [GambasVideo 20detik] row/row

Berikutini kumpulan pantun Banjar yang berisi nasihat dan petuah, cocok dibagikan ke orang terdekat. - Halaman all. Berikut ini kumpulan pantun Banjar yang berisi nasihat dan petuah, cocok dibagikan ke orang terdekat. - Halaman all. Rabu, 20 Juli 2022; Cari. Network. Tribunnews.com; TribunnewsWiki.com;

Pantun nasehat adalah puisi lama yang berisi imbauan atau anjuran pada masyarakat. Baris ketiga dan keempat pantun nasihat berisi pesan moral dan didikan. Pantun nasehat disampaikan sebagai petuah dan pelajaran hidup positif. Pantun ini bisa disampaikan pada orang tua ke anak, guru ke siswa, sesama teman, dan acara kebudayaan. Selain pantun nasehat, ada juga pantun agama yang memberikan pesan moral dan anjuran perintah agama. Pantun nasehat agama memegang nilai dan prinsip agama tertentu. Isi pesan umumnya berisi perbuatan baik dan melaksanakan ibadah. Contoh Pantun Nasehat Mengutip dari buku Pantun Nasehat Buku Pintar Majas, Pantun, dan Puisi karangan Ulin Nuha Masruchin, berikut contoh pantun Nasehat. Raja gagah lagi saktiLaksamana pergi berperangSupaya tidak sesal di hatiJanganlah kena perdaya orang Pergi mendaki Gunung DaikHendak menjerat kancil dan rusaBergotong-royong amalan yang baikElok diamalkan setiap masa Pinang muda dibelah duaManik-manik mati dirempuh Dari muda sampai ke tuaPengajaran baik jangan diubah Tegak-tegak cocokkan pancangPasang bendera bunyikan tabuh Agak-agak mengatai orang Supaya cedera jangan tumbuh Batang ketumbar dahan-dahanKelapa jatuh ke tepi bangsalBiarlah sabar dengan perlahanSiapa gopoh nanti menyesal Kayu bakar dibuat arangArang dibakar memanaskan diriJangan mudah menyalahkan orangCermin muka lihat sendiri Lepas di jemur baju dilipat Disimpan dalam almari lamaJangan kita tinggalkan sholat Karena sholat tiang agama Ke restoran membeli makanPerginya bersama sang istriPerintah Tuhan ayo kerjakanLarangan Tuhan ayo jauhi Pulau Sumatra pulau Kalimantan Pulau Bali pulau Sumba Shalat lima waktu ayo tegakkanTiang agama nan utama Membeli beras ke Mang DulohMembeli semen ke Mang OmatIman dan takwa kepada AllahKunci bahagia dunia akhirat Beli bensin satu tangki Bensi dibeli oleh Mak RosaBersihkan hati dari dengkiSucikan raga dari dosa Buah apel buah stroberiDibawa ke pasar pakai keranjangPerbaiki dulu diri sendiriJangan malah menghujat orang Ayahku seorang petaniPunya sawah punya ladangMari belajar hari iniAgar masa depan lebih gemilang Rusa kecil diam terkurungKurang makan kurang minumCari ilmu jangan murungCerialah selalu banyak tersenyum Pantun Nasehat dan Maknanya Walau hati sedang bingungJangan lupa merasa susahWalau ilmu setinggi gunungTak diamalkan apa gunanya Pesta kecil makan-makanSemua hadiah dipersembahkanIlmu yang ada diamalkan Niscaya akan ditambahkan Ada cambuk ada cemetiTerasa sakit kalau dipukulkanJaga akhlak budi pekertitabiat buruk ayo hilangkan Seorang lelaki dipanggil AbahPunya anak bernama MujiSikap serakan biasang musibahRendah hati akhlak terpuji Banyak sawah di dusun SodongBanyak kebun di dusun KolakaJadi orang jangan suka bohongKarena dusta bikin celaka Pergi ke sungai menangkap ikanMenangkap ikan memakai jalaMari bantu yang membutuhkan Semoga Allah berikan pahala Siang hari ke rumah makan Rumah makan milik bu IrohShalat lima waktu ayo kerjakanBiar diri disayang Allah Pulang kampung hari SelasaPulangnya naik kapal laut Mari beramal selagi bisaSebelum ajal datang menjemput Kalau kancil sedang dikejarIa lari ke tengah pasarKetika kecil rajin belajarAkan pandai di waktu besar Tahukah kamu buah kemumuJenis mangga untuk jamuGiat belajar menuntut ilmuBelajar di sekolah tak pernah jemu Naik gunung melihat kabutWalau lelah terasa seruDi kelas jangan ributHarap tenang dengarkan guru Pisau sembilu banyak gunanyaUntuk mengiris daging dombaHatiku selalu merasa bahagiaKalau bisa belajar bersama Hujan berhenti angin berlaluTerang kembali langit biruJangan suka malu-maluKalau diperintah guru Keliling desa naik delman Masa indah elok dikenangDi sekolah banyak temanHati gembira sangat senang Pantun Nasehat Agama Berambut indah yang memutih Berkantong amalan yang nestapaBersujud pada sang pengasihMohon ampunkan segala dosa Anak malu marilah baik dipikirDunia di langkah pasti berakhirKepada Allah jikalau mungkirMaka kafirlah menjadi kafir Anak malu bertahta nistaPesona batu minyak berdosaTidak perlu berkata dustaKarena itu memperbanyak dosa Dimakan si buah manggaBuah mangga dikupas bersihTidaklah akan memasuki surgaOrang yang memutuskan hubungan kasih Langit indah sungguh cerahUdara segar terasa di hirupKepada Allah kita ibadahSandaran kita selama hidup Kalau peranan jadi tuntutan Kenapa pimpinan dilupakanKalau Al Quran jadi pedomanKenapa pacaran dilakukan Bersedekah tuntunan IslamDalam surat Al Quran dituliskan Sungguh indah pemandangan alamLihat pegunungan penuh penghijauan Duka tersentak renggut ceriaSelaksa tanya bantah problema Ketika jejak di sudut usiaTersisa hanya sebuah nama Balut luka pakai perbanPerban bagus tutupi lukaMari kita kuatkan imanGapai ridha dari Sang Maha Ada beruang ada pandaSedang makan di tengah hutanIslam bersemayam di dadaMenjadi insan kuat iman Sebelah kanan warung UcupSebelah kiri warung TarwaAyo cari bekal hidupBekal utama adalah takwa Pulang mengaji pergi ke kobongDi dalam kobong ada dipanJadi orang jangan sombongSombong itu temannya setan Gelas air di atas nampanAir teh untuk sang UwaPuasa Ramadhan ayo kerjakanRaih pahala gapai takwa Hati tertekan curam bahagiaHidup sirnalah membentuk laraAbadi bukanlah didalam duniaHidup hanyalah tuk sementara
Simak9 caption Jowo lucu lengkap dengan artinya berikut ini : Untung kuping iki gawenane Gusti Allah Nek duduk yo gelek keri Artinya : Untung telinga ini buatan Tuhan Kalau bukan pasti sering lupa. Ojo keluyuran ae rek Dipangan korona matek Artinya : Jangan keluyuran aja Rek Kena corona mati. Tanggal siji wayahe bayaran Ojo lali nyaur utang Nasehat-Nasehat dan Ungkapan-Ungkapan Nasehat-NasehatOrang tua Karo, termasuk orang tua yang suka memberikan nasehat-nasehat kepada anggota keluarganya. Dalam nasehat yang diberikan selalu ditekankan, agar menyayangi orang tua, kakak/abang atau adik, harus berlaku adil. Menghormati kalimbubu, anakberu, senina sembuyak, serta tetap menjaga keutuhan keluarga. Beberapa nasehat-nasehat orang-orang tua Karo lama, yang diungkapkan melalui ungkapan-ungkapan antara lain Ula belasken kata la tuhu, kata tengteng banci turiken. Artinya jangan ucapkan kata benar, tetapi lebih baik mengucapkan kata yang tepat/pas. Ula kekurangen kalak enca sipandangi, kekurangenta lebe pepayo, artinya jangan selalu melihat kekurangan orang lain, tetapi lebih baik melihat kekurangan kita diri sendiri atau Madin me kita nggeluh, bagi surat ukat, rendi enta, gelah ula rubat, artinya lebih baik kita hidup seperti prinsip surat ukat surat sendok, saling memberi dan memintalah agar jangan sampai berkelahi. Beliden untungna si apul-apulen, asangken si juru-jurun artinya lebih banyak manfaatnya bila kita saling memaafkan, dari pada saling memojokkan, merendahkan. Ula min kita pejengki-jengkiken, kalaklah min mujikenca. Janganlah sok hebat seperti seorang pahlawan, biarlah orang lain yang memujinya. Ungkapan-Ungkapan Dalam budaya masyarakat Karo, banyak ditemui ungkapan-ungkapan yang berfungsi sebagai kritikan, nasehat, maupun bersifat pengendalian sosial. Adapun ungkapan-ungkapan masyarakat Karo yang bermakna kepada pengendalian sosial antara lain Bagi kerbau gondok Limang, gedangsa tandok, tertatap lau meciho, terinem lau meggembor. Seperti Gondok kerbau yang tanduknya melengkung ke bawah Limang nama desa di Kecamatan Tigabinanga kepanjangan tanduk, terlihat air jernih, terminum air keruh. Diumpamakan kepada seorang yang sangat terlalu memilih calon istrinya, tetapi akhirnya istri yang didapatnya jauh dari seperti yang diharapkannya. Bagi kerbo Penampen, ndekahsa natap, lupa nggagat. Bagai kerbau Penampen, keasyikan memandang, lupa makan. Diumpamakan kepada seorang yang terlalu asyik memilih-milih, akhirnya tidak juga berhasil mendapatkan seperti pilihan hatinya. Kedua perumpamaan ini diumpamakan kepada seseorang yang sulit atau tidak mau menikah. Yang pertama karena terlalu memilih, yang dapat bukan seperti yang diharapkannya sedangkan yang kedua, walaupun juga terlalu memilik namun tetap tidak berhasil memilih. Bagi si nukur timbako itiga, lebe isesap maka itukur. Seperti membeli tembakau di pasar, dicoba test dahulu baru di beli. Perumpamaan ini ditujukan kepada gadis, jangan seperti perumpamaan di atas, dirasai dulu baru dibeli, atau hamil dahulu baru dinikahkan. Menang bas babah, talu bas perukuren Menang dalam perdebatan, tapi kalah dalam perbuatan. Perumpamaan ini disindirkan kepada orang yang tidak mau kalah dalam perdebatan, walaupun dia tetap salah, atau tidak benar. Sementara lawannya yang kalah dalam perdebatan justru memang dalam berbuat dan bertindak. Toto biang kupendawanen, mate kalak mate, gelah ia besur. Seperti doa anjing ke kuburan, biar orang mati di sana, yang penting dia kenyang sendiri. Perumpamaan ini ditujukan kepada seseorang yang hanya mau menang sendiri, yang tidak pernah berpikir apakah perilakunya atau perbuatannya akan menyusahkan orang lain atau tidak, yang penting dia mendapat untung sendiri. Ini hanyalah beberapa ungkapan masyarakat Karo yang mengandung unsur pengendalian sosial yang bersifat preventif, dalam bentuk ungkapan yang berisi peringatan, kritik, cemooh. Kerinakalak siakap pandangen kita saja siakap jadi ikuten. Kata kata cinta bahasa karo dan artinya. KALAK KARO GINTING MERGANA Kata kata cinta bahasa karo dan artinya. Pantun cinta kalak karo. By [email protected] januari 02, 2021 0 comments. Ungkapan kecewa dalam bahasa karo, kata kata karo lucu, caption kalak karo, caption karo, pantun nasehat
Udara dingin karena hujan,Genteng bocor punya tetangga. Kalau ingin sehat badan,Jangan lupa selai di bawah Pinang,Berkibar-kibar kain satin. Sehari sehelai benang,Lama-lama menjadi bait pantun di atas merupakan contoh pantun nasehat. Pantun yang baik adalah pantun yang memberikan nasehat kepada karena itu seringkali pantun berisikan pelajaran agama. Karena di dalam agama terdapat banyak nasehat. Yakni agar kita bertakwa kepada Allah. Sehingga pantun tersebut sangat baik disebut sebagai pantun pendidikan. Sebab dengan pembacanya kita terdidik. -oOo-Di bawah ini merupakan contoh pantun nasehat untuk anak-anak. Dan sebagainnya harus dimaknai atau diberi sendiri memiliki pantun. Itulah yang disebut dengan pantun anak-anak. Biasanya berisikan pantun sukacita dan bawah ini adalah kumpulan pantun nasehat bijak untuk mereka. Sehingga bisa dijadikan sebagai bahan pantun alam begitu indah,Ucapkan sedih di tepi hati sering gundah,Itu tanda kurang Pantun di atas merupakan nasehat bahwa jika ingin bahagia kita harus berdzikir. Zikir artinya mengingat Allah. Yakni dengan melaksanakan apa yang diperintahkan Nya dan menjauhi apa yang berlabuh di pulau Jawa,Dari jauh ujung jauh ditempuh jua, Menuntut ilmu untuk ke Jangan putus asa walaupun banyak rintangan dalam menuntut ilmu. Karena ilmu yang didapat bisa mengantarkan kita ke surga. Mencari ilmu merupakan kewajiban. Siapa yang mencarinya dia mendapatkan pahala dari Allah Yang Maha hari ini Terbang si Gagak,Kagak kecil cari ilmu setinggi tegak,Tak diamalkan apa Setelah kita mendapatkan ilmu, maka kita wajib untuk mengamalkannya. Dengan mengamalkan ilmu tersebut barulah kita mendapatkan manfaat. Misalnya kita sudah mengetahui tentang Fadhilah sedekah. Lalu kita bersedekah. beras namanya tajin,Untuk merebus kulit kentang. Mandi pagi mestilah rajin,Agar rezeki mudah Gunakan pagi hari untuk hal-hal yang bermanfaat, misalnya mandi pagi. Setelah mandi pagi badan kita akan segar. Oleh karena itu maka kita pun bersemangat untuk mengerjakan hal-hal lainnya. pipit burung dara,Dua-duanya dari ini sementara,Ke akhirat jua pulang Hidup di dunia ini hanyalah sementara, sedangkan hidup yang abadi adalah di akhirat. Oleh sebab itu janganlah terlena dengan kesenangan di dunia ini. Namun jadikanlah dunia ini sebagai bekal kita menuju akhirat. Misalnya dengan memperbanyak amal ibadah sepanjang hidup syair berirama,Syair lama Raja Trenggana. Jangan jauh dari ulama,Supaya terbimbing kaki kita mesti dekat dengan orang-orang yang baik, Misalnya ulama. Yakni orang yang memiliki ilmu dan mengamalkan ilmunya. Mereka memiliki kebaikan untuk dunia dan akhirat. Sehingga apabila kita dekat dengan mereka maka kitapun akan terbawa menjadi orang yang hari petik pepaya,Bagikan juga pada bagaikan cahaya,Menerangi jalan menuju pelajarilah al-quran dan amalkan isinya. Alquran bagaikan pedoman yang menghantarkan kita menuju jalan ke surga. Maka barangsiapa yang ingin masuk ke dalam surga, dia harus mempelajari Alquran. Caranya dengan membaca, menghafalnya, dan menunaikan apa yang ada di kecil di rakit-rakit,Tangan luka sebab demi sedikit,Lama-lama menjadi bekerjalah dengan rajin dan tekun dalam hal apapun. Sesuatu yang ditekuni akan menghasilkan. Seperti misalnya orang yang mengumpulkan batu-batu kecil setiap hari, lama-kelamaan batu tersebut akan banyak seperti bukit. Ke Hulu,Berenang-renang ke lah dahulu,Bersenang-senang kemudian. Maknanya Segala kesuksesan dicari dengan perjuangan. Orang yang pandai dia harus berjuang dengan belajar. Orang yang kaya dia berjuang bersusah payah dengan bekerja siang dan ke Telaga,Tumbuh pula sepohon lautan bisa diduga,Dalamnya hati siapa Kita tidak bisa menduga-duga isi hati orang lain. Apa yang diucapkannya bisa saja berbeda dengan apa yang ada di dalam hatinya. Apa yang di nampak kan bisa saja berbeda dari apa yang Nasehat Agar Berakhlak Yang BaikAkhlak mulia merupakan bekal seseorang yang mendapatkan kedudukan yang tinggi. Untuk mendapatkan akhlak yang baik kita pun harus banyak belajar. Termaktub dalam pantun harus berakhlak kepada Allah, berakhlak kepada orang tua, sahabat, teman, musuh, dan alam secara belajar akhlak tidak cukup hanya di sekolah. Melainkan yang terpenting adalah pendidikan di rumah bersama orang emas dibawa berlayar,Simpan satu di dalam emas dapat dibayar,Hutang budi dibawa mati. Maknanya Hutang budi artinya adalah hutang kebaikan. Misalnya ada seseorang yang menolong kita ketika dalam kesusahan. Itu berarti bahwa kita memiliki hutang budi kepadanya. Jadi makna pantun di atas adalah bahwa kebaikan yang kita terima dari orang lain sebenarnya tidak bisa dibalas. -oOo- Musi banyak sampan,Dari kota ke Kampung wajah manis dan sopan,Hati orang bisa Orang yang baik dan sopan akan disukai oleh banyak orang. Maka nasehatnya adalah agar kita senantiasa menjaga kesopansantunan. Rusa dan buaya,Sama-sama hidup di wajah di dunia,Manis hati menuju Kecantikan sifatnya hanyalah sementara. Sedangkan hati yang baik dia akan menjadikan empunya masuk ke dalam surga. Oleh karenanya selain memiliki wajah yang cantik, sudah seharusnya kita memiliki hati yang cantik Dahlia bunga melati, mekar semua di waktu pagi. Kalau Maaf di dalam hati,Rasa Bahagia akan Jadilah insan yang pemaaf karena dengan memaafkan hati kita pun akan bahagia. Sedangkan orang yang menyimpan dendam, maka dia hidupnya dari dalam kandis asam Gelugur, kedua asam riang-riang. Menyesal mayat didalam kubur,Teringat badan tidak adalah bahwa kita harus menegakkan sembahyang sewaktu hidup di dunia ini. Orang yang tidak menunaikan sembahyang, ia akan disiksa di alam kuburnya. datang dengan sempurna,Dunia penuh dengan cahaya. Menyesal hari tua tiada guna,Menangis pun tak ada air mata. Artinya adalah bahwa kita harus menggunakan masa muda kita untuk hal yang baik di masa depan. Jangan sampai kita menyesal di hari tua. Karena menyesal di hari tua tidak ada belibis di angkasa,Menukik mencari Tiang manis hati berbisa,Namun hidup akan yang yang berbeda ucapannya dan hatinya dialah orang yang susah. Dialah orang yang pandai berbohong, membohongi orang lain. Akan tetapi dia tidak bisa membohongi dirinya sendiri. Orang yang semacam ini tentu hatinya gundah Gulana. Karena hati dia diisi dengan suka bermain,Tertawa tawa riang bangkai ditutup kain,Baunya tercium jua. Makna dari pantun di atas adalah bahwa setiap kejahatan walaupun disembunyikan pasti suatu hari akan terbuka. Sesuatu yang buruk walaupun di sembunyikan pasti akan manis kulit berduri,Bentuknya seperti buah emas bisa dicari,Hilang cinta pasti Orang yang kehilangan cinta sulit menemukan penggantinya. Hatinya akan sedih, susah, berdukacita. melati mulai berkembang,Mekar di pagi hingga bangau terbang,Ke sawah juga ia berpulang .Sejauh apapun orang merantau, ia akan merindukan pulang kepada keluarganya. Pantun Nasehat BijakKadang-kadang, pantun nasehat berisikan tentang kerinduan ke sekolah. Apalagi pada tahun 2020 terjadi wabah. Sehingga pelajar hanya bisa belajar di rumah hanya guru, akan tetapi orang tua pun merasakan repot. Oleh sebab itu di bawah ini kita menghibur diri dengan beberapa pantun yang gula mulai mendidih,Untuk memasak potongan ikan. Apa gunanya menangis sedih,Kalau bibir bisa sekali nikmat yang harus disyukuri, sehingga kita tak lagi merasa sedih. Nikmat dari Allah lebih besar daripada sakit kita rasakan. besar pohon meranti,Walau tinggi sedikit daunnya. Siang malam silih berganti,Itulah anda hidup di di dunia ini silih berganti, sekarang senang besok susah. Sekarang susah, besok senang. Begitulah seterusnya. indah bunga melati,Sudah indah tiada berduri. Sakit kaki bisa diobati,Sakit hati kemana obat dicari?Sakit hati sangat sulit diobati. Sekali saja sakit hati, maka susah sekali menyembuhkannya. Sebab itu, jangan sampai engkau menyakiti hati orang lain. indah batu nisan,Tertimpa oleh air hujan. Barangsiapa menjaga lisan,Tentu selamat seluruh di atas merupakan nasehat agar menjaga ucapan. Yakni apabila orang pandai menjaga ucapannya, terjagalah dirinya. hari sarapan ketan,Banyak makan hingga kenyang. Jika ingin selamat badan,Jangan tinggalkan pantun di atas ialah dengan menjaga sembahyang, berarti menjaga keselamatan diri. rimba jalan terdekat,Ingin tidur di atas hati karena maksiat,Suburnya hati karena Jika kita ingin bahagia, banyak-banyaklah beramal. Sedangkan orang yang bermaksiat kepada Allah dan rasulnya, Hati mereka dipenuhi dengan lebar daun jati,Petik lima untuk makan. Kaya miskin akan mati,Hanya amal yang adalah orang kaya maupun orang miskin hakikat nya sama saja. Yang membedakan mereka bukan hartanya, melainkan amal perbuatannya. -o- bermain dengan itik,Berenang-renang di telaga. Karena nila yang setitik,Rusak susu sebelanga. Maknanya adalah kebaikan yang sangat banyak bisa dilupakan karena kesalahan yang sedikit. dara terbang melayang,Jauh melayang ke atas berkasih sayang,Akan disayang oleh adalah orang-orang yang berkasih sayang satu sama lain tentu akan disayang oleh Allah. Dan siapa yang menyayangi apa yang di bumi, dia akan disayang oleh yang di langit. senja langit memerah,Burung bangau terbang ke tunaikan salat jama’ah,Itulah yang disebut dengan di atas merupakan ajakan agar kita menunaikan salat jamaah. Salat jamaah merupakan kewajiban bagi muslim yang laki-laki. Orang yang mendengar adzan tetapi tidak menyambut seruan itu, maka dia dianggap tidak Nasehat Agama Islam Agama Islam merupakan agama yang membawa rahmat bagi sekalian alam. Dengan Islam umat lain hidup secara damai. Tidak ada pembantaian maupun pengusiran dari umat Islam terhadap umatnya yang lain. Siapapun yang hidup di negeri Islam, mereka hidup dengan amat damai. merah batu bata,Semuanya sudah diberi tanda. Siapa yang cinta harta,Tiada iman di dalam adalah bahwa iman akan membuat seseorang tidak lagi mencintai harta. Harta tersebut dipakainya hanya untuk mendapatkan pahala. Caranya ialah dengan disedekahkan. halus kain sutra, Sayang hanya satu warna. Jika ingin berbahagia,Ikutilah apa kata adalah jalan menuju kebahagian mengikuti aturan agama. Semakin dekat dengan agama semakin dekat pula dengan kebahagiaan. ke kampung tidak rata,Berkelok-kelok dari muslim bagaikan bata,Dalam dinding sebuah di atas merupakan perumpamaan seorang muslim . Artinya seorang muslim memiliki perannya masing-masing dalam bangunan agama Islam. ke Malaka,Demi melihat seorang itu anak durhaka,Hidup di dunia sudah di atas memiliki pesan tidak durhaka terhadap kedua orang tuanya. Anak yang durhaka pastilah hidupnya susah. Baik di dunia maupun di akhirat kelak. Yang terbaik adalah menjadi anak yang salak dalam peti,Salah pondoh manis rasanya. Jadilah anak yang berbakti,Berkasih sayang pada di atas merupakan pantun yang berisikan nasehat agar anak berbakti pada ibunya. sekali anak kembar,Pagi-pagi beli ketupat. Walau dunia terus dikejar,Tangan menggapai tak ladang tanahnya subur,Di tengah-tengah ada kolamnya. Lisan itu haruslah jujur, Tiada dusta di tanam bunga Anyelir,Untuk hadiah di hidung bangir. Bila rela dengan takdir,Hidup bahagia akan tinggi burung tekukur,Kalau hingga ke tepi sumur. Apabila selalu bersyukur,Lahir batin semakin biru terbang pesawat,Dari Jakarta ke bersholawat,Tanda cinta kepada Nasehat Pendidikan Budi PekertiBudi pekerti disebut sebagai akhlak. Sikap yang menyatu dengan akal pikiran seseorang. Sehingga dia merespon sesuatu dengan akhlaknya. di dalam gua,Buat empat orang sakti. Sungguh bahagia orang tua,Jika anaknya pandai roboh pohon kelapa,Sebab badai telah melanda. Kalau jauh dari agama,Tentu hati jadi gunanya kain batik,Kalau jarumnya suka menusuk. Apa gunanya wajah yang cantik,Jika hatinya begitu apa buah kemumu,Kalau ada buah mangga. Untuk apa mencari ilmu,Kalau tidak mendapat tanda pisang setandan,Berderet-deret sungguh panjang. Apa tanda orang beriman,Wajahnya cerah senyum kencang sudah reda,Anda tenang air di telaga. Kalau iman di dalam dada,Akhlak mulia terpancar juga. tanda tanaman pandan,Udara tercium penuh keharuman. Apa tanda orang Budiman,Tersenyum begitu tua menarik Pedati,Berhenti sebentar di kelokan. Tanda-tanda anak berbakti,Ibu bapak selalu ada orang kebal,Badan tipis sebagai ilalang. Alangkah senang hati tawakal,Rasa cemas selalu Musi banyak ikan,Jembatan tua mulai rusak. Kepada Allah kita serahkan,Agar tak menjadi sesak. Pantun Nasehat dari Orang TuaPantun nasehat dari orang tua adalah pantun yang berisikan nasehat untuk anak-anak. Orang tua berpengalaman sedangkan anak-anak tidak berpengalaman. Dengan pengalaman itu orang tua mengajarkan kebaikan untuk indah Karimata,Rumah kayu susunannya. Siapa pandai menjaga mata,Akan selamat dari Merdu Burung Kutilang,Lebih merdu dari burung itu tidak bertulang,Namun tajam bagaikan makan badan kurus,Bagaikan pantai yang tergerus. Luka di hati bisa terhapus,Namun bekasnya tak akan bangkit cahaya terang,Pergi ke pantai mencari bicara jangan sembarang,Bisa menyakiti hati orang. cepat si Macan tutul,Melihat kancil sedang dikurung. Beban berat berat dipikul,Walau harus naik ke Cirebon Gunung Jati,Tempat berjuang para paderi. Tiada gunung yang bisa didaki,Tiada lembah yang tak bisa dituruni. belah berjajar-jajar,Tersentuh oleh angin berputar. Banyak-banyaklah belajar,Niscaya kelak menjadi manis diisi cincin, Santai-santai badan berbaring. Saat bekerja mestilah rajin,Rezeki datang sering-sering. bukan indahnya taman,Tak akan mata bukan karena iman,Kapan orang arang dalam panci,Cuci dulu hingga orang bertanam benci,Biar aku bertanam Nasehat PendidikanBerikut ini merupakan pantun pendidikan. Berisikan nasehat nasehat yang sangat bijaksana. Perhatikan baik-baik pesan yang ada pada 10 bait pantun di bawah ini. pasar membeli kawat,Hujan turun begitu lebat. Siapa belajar dengan kuat,Masa depan hendak hebat. buah pepaya,Pepaya dari pulau itu laksana cahaya,Menerangi alam raya. surya terasa hangat,Duduk di taman berlama-lama. Pergi pagi penuh semangat,Demi menuntut ilmu agama. ke kebun memetik lada,Jangan lupa makan sarapan. Semakin banyak ilmu di dada,Semakin ringan beban kehidupan. gunanya buah nangka,Kalau hanya dapat getahnya. Apa gunanya hidup di dunia,Kalau ilmu tak di dada. tinggi alap-alap,Dua sayap putih warnanya. Tanpa ilmu dunia gelap,Tak mengerti hakikat dunia. Jogja kota salak,Di sanalah jodoh bertemu. Pelajari adab serta akhlak,Sebagai penghias penuntut ilmu. satwa dalam hutan,Kayu ditebang dibuat papan. Pendidikan ibarat jembatan,Jembatan ke masa depan. 69. Orang berkumpul tuk arisan,Kayu tua hampir roboh. Belajar itu jangan bosan,Kalau bosan menjadi bodoh. hari lebaran,Duduk sila di atas dipan. Hidup ini penuh harapan,Tuk menggapai masa depan. Pantun Nasehat rasanya buah pala,Musim hujan mulai jangan ditinggal di kepala,Masukan ia di dalam dada. teman suka bercanda,Penuh senyum juga tawa. Syukuri apa yang ada,Agar nikmat makin terjaga. cari obat,Sambil membeli buah salak. Pada ayah mesti taat,Sebagai bakti seorang anak. terlihat biru,Sarapan pagi dengan kerupuk. Banyak harta tiada ilmu,Bagai dinding yang sudah lapuk. tua pasti berkarat,Akan hilang kekuatannya. Jaga perut supaya sehat,Jaga hati agar bahagia. waru tegak berjajar,Meliuk dengan belimbing. Carilah guru untuk belajar,Supaya hidupmu terbimbing. pipit terbang ke rawa,Hinggap ke pohon banyak durinya. Buka pagi dengan doa,Supaya terlindung dari-Nya. 78. Ke sawah panen bawang,Ada pula warna merahnya. Betapa bahagia hidup berjuang,Daripada berleha-leha. burung tekukur,Berdekatan dengan sumur. Hati ini mesti bersyukur,Niscaya jiwa akan makmur. cinta sebuah madah,Persembahan untuk raja. Sarapan sudah, mengopi sudah,Sekarang berangkat kerja. Pantun Nasehat Bersihkan syair berirama,Agar indah di telinga. Takdir Allah mari diterima,Tanda iman di dalam dada. sayur tanam talas,Hujan turun tanah basah. Bekerjalah dengan hati ikhlas,Jangan suka berkeluh kesah. batu kota delapan,Malam hari terlihat terang. Sukses itu ada di depan, Wajib bekerja waktu sekarang. kecil makan bubur,Tidur sebentar langsung terjaga. Cita-cita mestilah luhur,Bahagia dunia, masuk surga. mana perginya sang padri?Ke lembah tanahnya subur. Ke mana bahagia di cari?Di dalam hati yang bersyukur. ikan berenang-renang,Begitu indah berseri-seri. Orang rajin akan menang,Tekun bekerja sepanjang hari. senin hari selasa,Semoga hidup badan tidak dirasa, Lombok ke Sumatera,Dua pulau sudah gagal jangan kecewa,Berhasil jangan angkuh. 89. Serigala sedang melolong,Sambil melihat putihnya awan. Bila tangan suka menolong,Hati orang akan tertawan. Merah kayu jati,Oleh rayap tadi makan. Kaya harta kaya hati,Harta di tangan didermakan. Pulau Irina, Cederawasih,

DownloadPANTUN NASEHAT BAHASA JAWA apk 1.0 for Android.

Dalam menjalani hidup, kamu memang membutuhkan nasehat dari orang lain supaya bisa menjalani hidup dengan lebih baik. Selain perkataan langsung, wejangan bisa didapatkan dari membaca pantun nasehat dan maknanya. Kalau penasaran, lebih baik kamu baca selengkapnya pada artikel kamu masih menempuh pendidikan di sekolah, pasti tidak asing dengan pantun, kan? Ada banyak sekali macam-macam pantun, di antaranya pantun jenaka, teka-teki, nasehat, dan masih banyak lagi. Nah dalam artikel ini, kamu akan membaca beberapa contoh pantun nasehat dan maknanya yang bisa diterapkan dalam kehidupan kamu yang sudah lupa, tidak ada salahnya untuk me-refresh ingatanmu tentang apa itu pantun dan ciri-cirinya. Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia. Ciri-cirinya adalah setiap bait memiliki empat baris yang terdiri dari 8–12 suku kata, bersajak a-b-a-b, baris pertama dan kedua merupakan sampiran, serta baris ketiga dan keempat adalah itu, pengertian pantun nasehat adalah pantun yang berisi ajakan untuk berbuat kebaikan atau wejangan untuk menjalani hidup dengan baik. Biasanya, nasehat tersebut berkisar mengenai pendidikan, nilai moral, menjaga lingkungan, dan masih banyak tentunya sudah tidak sabar lagi untuk membaca berbagai contoh pantun nasehat dan maknanya, kan? Kalau begitu, langsung saja simak selengkapnya di bawah ini, ya! Selamat membaca! Kumpulan Pantun Nasehat tentang Hidup 1. Saling Tolong Menolong Satu titik dua koma Mata terpejam dengan lena Suka menolong sesama Pastilah hidupmu jadi bermakna Pernah tidak kamu berpikir kenapa harus tinggal berdampingan dengan orang lain? Salah satu alasannya tak lain dan tak bukan, yaitu karena manusia merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi dan tidak dapat hidup sendirian. Nah, di dalam kehidupan bermasyarakat, kamu tentunya tidak boleh acuh terhadap sesama. Terlebih lagi untuk mereka yang sedang kesusahan dan membutuhkan bantuan. Seberapa kecil bantuanmu pasti akan sangat berarti bagi mereka. Dengan menolong orang lain akan semakin membuat hidupmu menjadi berarti, tepat seperti yang tertulis dalam contoh pantun nasehat beserta maknanya ini. 2. Berlaku Jujur Pergi ke toko membeli kain Kena air kainnya basah Kalau kamu jadi pemimpin Harus berlaku jujur dan amanah Menurut data dari tahun 2018, Indonesia menduduki peringkat negara paling korup ke 96 dari 180 negara. Itu artinya di negara ini masih banyak pemimpin dan pejabat yang tidak jujur dan amanah dalam mengemban tugas dari rakyat. Padahal sebelum menduduki jabatan tersebut, mereka melakukan berbagai cara untuk merebut simpati rakyat dengan janji-janji manis untuk menyejahterakan semuanya. Nyatanya, mereka malah berlomba-lomba untuk menyejahterakan diri sendiri setelah terpilih. Nah, jika suatu hari nanti kamu menjadi pemimpin, ada baiknya kamu ingat selalu contoh pantun nasehat dan maknanya ini. Ketika kamu sudah dipercaya oleh orang banyak, jangan sampai mengecewakan mereka. 3. Nilailah dari Hati Buah salak enak rasanya Serat tanda pohon berduri Orang galak seram rupanya Tampang saja bukan di hati Kamu pasti sudah pernah mendengar peribahasa yang berbunyi “jangan melihat buku dari sampulnya saja,” bukan? Peribahasa tersebut sejalan dengan contoh pantun nasehat dan maknanya ini. Bahwasanya, kamu tidak boleh melihat orang dari luarnya saja. Hal tersebut dikarenakan tidak semua orang yang ganteng atau cantik pasti mempunyai hati dan perilaku yang baik pula. Begitu pula dengan orang mempunyai muka atau pembawaan sangar, belum tentu mereka adalah orang jahat. Jadi, jangan terburu-buru menilai orang kalau kamu tidak terlalu mengenalnya. Baca juga Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara untuk Menghibur Harimu 4. Teruslah Belajar Buah durian buah jambu Lebih enak lagi buah duku Teruslah tambah wawasannu Dengan belajar dan baca buku Ketika telah menyelesaikan pendidikan formal, kamu mungkin berpikir bahwa waktumu untuk belajar sudah selesai. Padahal, kenyataannya tidaklah seperti itu. Lihat saja, perkembangan teknologi kian hari makin bertambah canggih. Kalau tidak mau ketinggalan, salah satu cara untuk menambah wawasanmu adalah dengan membaca buku, tepat seperti contoh pantun nasehat dan maknanya di atas. Belajar sebenarnya tidak hanya dilakukan di sekolah saja, tapi dari kehidupan sehari-hari pun bisa. Apalagi jika kamu ingin mempelajari ilmu hidup, mungkin hanya sebagian kecil saja yang didapatkan dari sekolah. Selama masih hidup, manusia akan terus belajar dan belajar. Maka dari itu, jangan lelah untuk belajar untuk memperbaiki kualitas diri. 5. Berhematlah Siapa tahu Subang Jaya Kota kecil di utara Untuk apa berfoya-foya Bila tua jadi sengsara Apakah kamu setuju dengan contoh pantun nasehat dan maknanya ini? Harusnya iya, karena pantun tersebut mengingatkan kita untuk tidak terlalu boros sehingga bisa menabung untuk masa depan. Saat sudah mempunyai penghasilan sendiri, membeli sesuatu untuk memanjakan diri memang tidak salah. Namun, alangkah lebih baik jika kamu tidak lupa untuk menyisihkannya. Hal ini dikarenakan kamu tidak akan tahu kebutuhan mendesak apa yang harus dipenuhi di masa depan nanti. Jadi, ada baiknya kamu menyiapkannya dari sekarang. Contoh Pantun Nasehat untuk Taat Beribadah 1. Rajinlah Sembahyang Kemumu di dalam semak Jatuh sehelai selarasnya Meski ilmu setinggi tegak Tak sembahyang apa gunanya Saat membaca contoh pantun nasehat dan maknanya ini, mungkin kamu akan sedikit bingung. Singkatnya, sepintar apa pun di dunia ini, jika kamu tidak beribadah maka akan sia-sia saja. Kenapa bisa begitu? Alasannya adalah kepandaian yang kamu punyai saat ini hanya digunakan di dunia saja. Jika kamu terus memupuk kepandaianmu, tapi tidak diimbangi dengan memenuhi kebutuhan rohani maka akan menjadi sia-sia. Kalau kamu orang yang beriman, tentu tahu kalau setelah ini akan ada kehidupan abadi yang menantimu, kan? Nah, bekal untuk kehidupanmu nanti itu bukan berasal dari kepandaianmu, melainkan dari ibadah dan amal perbuatanmu. 2. Siapkan Bekal Dua tiga empat lima Enam tujuh delapan sembilan Kita hidup tak akan lama Jangan lupa siapkan bekalan Pantun nasehat dan maknanya yang satu ini mungkin masih berhubungan dengan contoh pantun sebelumnya. Yang dimaksud dengan perbekalan dalam salah satu contoh puisi nasehat dan maknanya di atas adalah ibadah dan perbuatan baikmu selama di dunia. Coba sekarang kamu pikirkan, sudahkah kamu berbuat baik untuk sesamamu? Sudahkah kamu beribadah dengan rajin dan mengamalkan ajaran agama dengan baik? Kalau dalam hati kamu menjawab belum, ada baiknya kamu mulai menata diri dari sekarang. Ingatlah, kehidupan di dunia ini hanya sementara, jadi jangan terpaku hanya pada kehidupan duniawimu saja. 3. Bersedekahlah Jikalau nanti berjumpa jalak Janganlah lupa diberi makan Jikalau nanti beruang banyak Janganlah lupa disedekahkan Tampaknya, contoh pantun nasehat dan maknanya ini sudah sering kamu dengar, bukan? Pada ajaran agama apa pun, bagi yang sudah mempunyai penghasilan sendiri diwajibkan untuk bersedekah. Perlu kamu tahu bahwa ada banyak sekali alasan dan kebaikan dalam bersedekah. Salah satunya adalah untuk mendapatkan kelapangan rezeki. Pada setiap penghasilan yang kita terima, ada hak orang lain yang membutuhkan yang dititipkan kepada kita. Selain itu, dengan bersedekah, kamu tentunya mendapatkan pahala karena bisa membantu meringankan beban orang lain. Lantas, sudahkah kamu bersedekah hari ini? 4. Percaya Saja Pisau tak akan tajam selalu Karena itu harus diasah Tuhan tak akan meninggalkanmu Di saat engkau kena masalah Pernah tidak kamu melihat situasi di mana seseorang dikelilingi oleh banyak orang ketika sedang berjaya, tapi ketika dia sedang terpuruk tak ada seorang pun yang membantunya? Atau kamu malah pernah mengalaminya sendiri? Memang, kamu tidak bisa menaruh harapan yang besar terhadap manusia karena mereka bisa meninggalkanmu kapan pun itu. Tapi, ada satu orang yang tidak akan pernah meninggalkanmu, yaitu Tuhan. Maka dari itu, jika kamu sedang menghadapai masalah, berdoalah mohon petunjuk dan kekuatan pada-Nya supaya kamu lebih kuat untuk menghadapinya. 5. Membaca Alquran Bunga mawar bunga melati Kala dicium harum baunya Banyak cara sembuhkan hati Baca Alquran paham maknanya Apakah kamu pernah merasa berada pada titik terendah dalam hidupmu? Kamu mungkin sudah melakukan berbagai cara agar merasa lebih baik, tapi sepertinya tak ada yang berhasil. Mungkin kamu melewatkan satu hal, yaitu membaca kitab suci agamamu. Di sana, terdapat banyak sekali ayat-ayat penyejuk untuk kamu yang sedang mengalami permasalahan. Siapa tahu kamu akan menjadi lebih tenang setelah membacanya. Baca juga Cerita Cinta Sepasang Kekasih yang Romantis dan Bikin Baper Pantun Nasehat tentang Cinta 1. Cinta Buta Indah memang batu permata Dikalungkan bagaikan genta Jika engkau jatuh cinta Ibarat orang bermata buta Kata-kata “cinta itu buta” tentu sudah sering kamu dengar, kan? Selain diucapkan, kata-kata tersebut juga begitu familiar karena sering muncul pada lagu-lagu cinta. Wajar saja sih kalau orang menyebut cinta itu buta. Pasalnya, banyak orang rela melakukan apa saja untuk membuat orang yang dicintainya bahagia. Meskipun terkadang perasaan tersebut hanya bertepuk sebelah tangan dan dia hanya dimanfaatkan saja. Dari contoh puisi nasehat dan maknanya di atas, kamu bisa belajar bahwa mencintai seseorang dengan tulus itu memang sudah selayaknya, tapi jangan sampai membuatmu menjadi buta. 2. Tak Peduli Jarak Air arak diharamkan Karenanya banyak nyawa melayang Meskipun jarak memisahkan Semua itu bukanlah penghalang Tidak semua orang bisa beruntung bertemu dengan kekasihnya setiap waktu. Karena tuntutan pendidikan atau pekerjaan, banyak pasangan harus rela dipisahkan oleh jarak. Tapi tak apa, mereka menyadari bahwa pengorbanan memang perlu dilakukan untuk mendapatkan masa depan yang lebih baik. Bagi kamu para pejuang LDR, tetap semangat, ya! Seperti salah satu contoh puisi nasehat dan maknanya di atas bahwa jarak memang bukanlah menjadi sebuah halangan untuk cinta kalian. Yang terpenting kalian harus setia untuk menjaga komitmen dalam hubungan cinta tersebut. 3. Bijaksana dalam Memilih Baju pengantin memakai renda Duduk berjajar sebaris lima Cantik memang buat tergoda Namun pilihlah karena agama Dari mata turun ke hati, sepertinya pepatah tersebut sejalan dengan pantun nasehat dan maknanya di atas. Saat tertarik dengan seseorang, kebanyakan orang pasti melihat fisiknya terlebih dahulu, kan? Setelah itu baru kepribadian dan yang lainnya. Nah selain kepribadiannya, ada hal-hal lain yang perlu kamu pertimbangkan. Salah satunya adalah rajin tidaknya calon pasanganmu dalam beribadah. Disadari atau tidak, pasanganmu nanti juga akan mempengaruhi apakah kamu akan menjadi semakin dekat dengan Tuhan atau malah menjauhkan. Baca juga Kumpulan Puisi Singkat tentang Ibu yang Membuatmu Rindu untuk Pulang 4. Jangan cuma Lucu Pergi ke pasar membeli susu Rasanya enak tidak seperti jamu Tak cuma pilih yang pandai melucu Tapi harus yang serius denganmu Seperti apa, sih, kriteria pasangan yang kamu idam-idamkan? Apakah yang pintar dan berwibawa? Atau yang humoris dan bisa mencairkan suasana? Memang tidak salah kalau kamu menginginkan pasangan yang humoris karena dapat membuat harimu menjadi lebih berwarna karena banyolannya yang lucu. Namun, pria yang humoris terkadang dicap sebagai orang yang tidak bisa diajak serius. Nah, kalau ini menyangkut hubungan kalian, sebaiknya kamu pastikan lagi, deh. Kalau kamu cuma dibuat bercandaan, nggak lucu, kan? 5. Patah Hati Jalan-jalan mengendarai lamborghini Melihat-lihat keindahan kota tua Betapa menderitanya hidup yang sebentar ini Jika hanya berlarut-larut dalam pedihnya cinta Ketika kamu menjalin sebuah hubungan dengan seseorang, akan ada dua kemungkinan yang akan terjadi. Kemungkinan yang pertama adalah bisa bersama hingga tua dan pilihan yang lain, yaitu harus putus di tengah jalan. Nah, kalau kamu kebetulan sedang mengalami kemungkinan yang kedua, tetaplah bersemangat dalam menjalani hidup. Merasa kecewa dan sedih itu memang hal wajar, yang membuatnya tidak wajar adalah jika kamu terus menerus meratapinya. Kalau memang bukan jodoh, sekuat apapun kamu mengusahakan, pada akhirnya kalian juga tidak akan bisa bersama. Terima hal tersebut dengan lapang dada, ingatlah suatu hari nanti kamu pasti akan menemukan orang yang lebih baik darinya. Baca juga Contoh Cerpen Singkat untuk Renungan Hidup Pantun Nasehat tentang Menghormati Orangtua 1. Ibu Benang putih panjang sekilan Perahu berlayar dengan mualim Kasih ibu sepanjang jalan Tak pernah surut tak bermusim Sejak kecil, kamu tentu sudah dididik untuk menghormati orangtua, terutama ibu. Selama sembilan bulan ibu mengandung dan bertaruh nyawa untuk melahirkanmu ke dunia. Kalau kamu belum menjadi seorang ibu, mungkin tidak akan pernah tahu betapa berat perjuangannya itu. Setelah kamu lahir ke dunia, tugasnya belum selesai. Dengan penuh kasih sayang kamu dididik hingga dewasa dan tetap memaafkanmu meskipun kamu sering menyakiti hatinya. Seperti pantun nasehat dan maknanya di atas yang menegaskan bahwa kasih seorang ibu tak akan pernah berakhir. Kamu mungkin tidak bisa membalas semua kasihnya, maka dari itu salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah menghormatinya. 2. Jangan Suka Membantah Di tepi kali saya menyinggah Menghilang penat menahan jerat Orang tua jangan disanggah Agar selamat dunia akhirat Saat kita beranjak dewasa, bertengkar dengan orangtua terkadang menjadi hal yang tidak bisa dihindarkan. Di satu sisi, orangtua ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Namun di sisi lain, sang anak mempunyai pemikiran sendiri untuk hidupnya yang biasanya jauh bertentangan dengan apa yang diharapkan oleh orangtua. Kalau kamu sedang mengalami hal seperti itu, sebaiknya bicarakanlah baik-baik dengan orangtuamu agar bisa menemukan titik tengah. Bukannya bermaksud menyanggah, hanya saja kamu mempunyai hak untuk mengutarakan pendapatmu, kok. Walau bagaimanapun juga, yang menjalani konsekuensi dari pilihanmu adalah dirimu sendiri, bukan orangtuamu. Maka dari itu, contoh pantun nasehat dan maknanya di atas untuk tidak menyanggah orangtua memang bagus, tapi jangan dicerna mentah-mentah begitu saja, ya. 3. Kasih Orangtua Tanpa garam masakan tiada rasa Kalau hambar tak nikmat dimakan Kasih ibu sepanjang masa Kasih ayah sepanjang jalan Apa yang kamu pikirkan saat membaca pantun nasehat dan maknanya di atas? Apakah kamu jadi membayangkan perjuangan mereka untuk membesarkanmu selama ini? Apalagi jika tidak lagi tinggal dengan ayah dan ibu, bisa jadi kamu jadi merasa rindu terhadap mereka. Memang benar apa yang tertulis pada puisi di atas bahwa kasih orangtua tidak akan ada habisnya untuk anak-anak. Dengan sekuat tenaga, mereka mengusahakan segala keperluan sang anak agar bisa terpenuhi, bahkan terkadang mereka mengesampingkan kebutuhannya sendiri. Untuk itu, jika kamu sukses suatu hari nanti, jangan lupa untuk membahagiakan mereka, ya! 4. Bahagiakan Orangtua Ke pasar membeli ikan tuna Bila dimasak sedap rasanya Selagi orangtua masih ada Jangan berlaku sia-sia Kamu tentu sering melihat tayangan di TV atau membaca di koran mengenai orangtua yang harus bekerja di usia senja karena ditelantarkan oleh anak-anaknya. Rasanya miris sekali, bukan? Bagaimana mungkin seorang anak tega membiarkan orangtua yang telah mengasuh dan merawatnya dari kecil begitu saja. Kamu jangan seperti itu, ya! Sedari kecil kamu sudah dirawat dengan penuh kasih sayang. Nah, sudah sepantasnya jika ketika kamu dewasa membalas kebaikan orangtua kita, bukannya malah menyia-nyiakan mereka. Tepat seperti apa yang ditulis pada pantun nasehat dan maknanya di atas. 5. Jangan Durhaka Jalan-jalan ke Selat Malaka Kaki tersandung jadilah luka Sekali saja kita durhaka Tuhan pun pasti akan murka Kamu sudah pernah membaca dongeng nusantara yang berjudul Malin Kundang, bukan? Dalam cerita tersebut, seorang anak laki-laki bernama Malin Kundang terus menerus menyakiti hati ibunya sehingga dia dikutuk menjadi batu. Dia memang merasa sangat menyesal, tapi semuanya sudah terlambat dan tidak bisa diperbaiki lagi. Kamu tentu tidak mau menjadi anak yang seperti itu, kan? Di dunia nyata, kutukan menjadi sebuah batu memang tidak akan pernah terjadi. Tapi, hal tersebut bisa terwujud dalam hal lain seperti seret mendapatkan rezeki, selalu ditipu oleh orang lain, usaha bangkrut, dan masih banyak lagi. Maka dari itu, kamu harus ingat isi pantun nasehat dan maknanya di atas. Jangan durhaka dengan orangtua jika ingin hidupmu dipenuhi dengan berkah. Baca juga Yuk, Baca Kumpulan Puisi Roman Picisan yang Bikin Baper di Sini! Pantun Nasehat untuk Anak Sekolah 1. Segera Kerjakan Buah duku buah durian Lebih enak buah semangka Dapat tugas segera kerjakan Jangan suka menunda-nunda Apakah kamu adalah salah satu orang yang sering menunda-nunda pekerjaan? Kalau iya, sebaiknya kamu menerapkan wejangan dari salah satu contoh pantun nasehat dan maknanya yang tertulis di atas. Sering kali jika merasa masih mempunyai banyak waktu, kamu mungkin menjadi bermalas-malasan dan berpikir bahwa tugasmu masih bisa dikerjakan nanti saja. Tapi nyatanya, kamu terlalu asyik bermalas-malasan, lalu akhirnya mengerjakan tugas asal-asalan karena waktunya ternyata sudah mepet. Nah, supaya hal tersebut tidak terjadi berulang kali, ada baiknya kamu mulai menata waktu dan segera mengerjakan tugas yang diberikan. Kalau dapat nilai jelek, kamu sendiri yang rugi, kan? 2. Bermain dan Belajar Harus Seimbang Pagi-pagi hendak ke kolam renang Rupanya ada bebek dan elang Bermain membuat hati senang Belajar membuat otak cemerlang Sebagai seorang pelajar, kewajiban utamamu tentu saja adalah belajar, bukan? Maka dari itu, belajarlah dengan sungguh-sungguh supaya nantinya bisa menjadi orang yang sukses. Namun, rasanya hidupmu akan terlalu membosankan jika hanya belajar saja. Tidak ada salahnya untuk menyelinginya dengan bermain supaya membuat pikiranmu menjadi lebih fresh, entah itu dengan main game atau pergi jalan-jalan. Kalau pikiran sudah segar, tentunya membuat belajar jadi lebih menyenangkan, kan? Maka dari itu, aturlah agar waktu bermain dan belajarmu bisa seimbang. 3. Sopan Santun itu Penting Kakek renta pandai berpantun Berpantun gombal dengan istrinya Berlakulah sopan dan santun Supaya engkau jadi manusia berbudaya Dewasa ini, banyak anak muda yang sudah tidak menggunakan sopan santun jika bertemu atau berbicara orang yang usianya lebih tua. Bahkan, ada juga yang dengan kurang ajarnya memaki orangtua dengan kata-kata kasar. Seolah-olah anak tersebut tidak pernah diajari sopan santun sama sekali dan hal tersebut tentu saja memprihatinkan. Nah, kamu sebaiknya jangan berlaku seperti itu. Jangan mudah terpengaruh tontonan di TV atau video di YouTube yang banyak menggunakan kata kasar dan umpatan. Kalau kamu dimaki dengan kata-kata yang tak pantas pastinya akan merasa marah dan sakit hati, kan? Maka dari itu, kalau ingin dihargai, kamu juga harus menghargai orang lain, tepat seperti yang tertulis dalam contoh pantun nasehat pendidikan dan maknanya ini. 4. Jangan Teledor Ambil kue dengan tangan Naik kuda di atas pelana Gara-gara bangun kesiangan Ke sekolah lupa pakai celana Apakah kamu tertawa saat membaca contoh pantun nasehat dan maknanya yang jenaka di atas? Atau jangan-jangan dulu kamu pernah mengalami hal yang tertulis dalam pantun tersebut? Saat mengingatnya, kamu mungkin akan menjadi malu dan geli sendiri. Meskipun sebenarnya terlihat sederhana, tapi ada banyak pelajaran yang bisa kamu ambil dari pantun di atas. Salah satunya adalah untuk mengatur waktu sebaik mungkin. Misalnya kalau kamu mau bangun agak siang karena ingin tanding game atau hal yang lain, kamu bisa menyiasati dengan menyiapkan perlengkapan sekolahmu terlebih dulu. Jadi, besoknya kamu tidak akan kelabakan atau sampai lupa mengenakan celana ke sekolah. 5. Berjuang untuk Masa Depan Tidur bayi di ayunan Ayunan kecil dari papan Sekolah adalah perjuangan Untuk meraih masa depan Untuk kamu yang sering malas-malasan untuk berangkat sekolah atau kuliah, bisa jadi merasa sedikit bersalah saat membaca contoh puisi nasehat belajar dan maknanya ini. Memang, sekolah bukan tempat satu-satunya untuk menimba ilmu, tapi pendidikan formal tetap perlu ditempuh. Apalagi, jika kamu bercita-cita menjadi seorang dokter atau guru. Teruslah semangat untuk meraih cita-citamu, ya! Terlebih jika keinginanmu tersebut bisa berguna tak hanya untuk dirimu sendiri, tapi juga bisa untuk menolong orang lain. Walaupun mungkin tantangannya akan semakin berat, tapi janganlah mudah putus asa karena akan selalu ada jalan kalau kamu mencarinya. Baca juga Kumpulan Puisi Cinta Romantis untuk Pacar Tersayang yang Memiliki Makna Mendalam Sudah Puas Membaca Contoh Pantun Nasehat dan Maknanya di Atas? Nah, itu dia beberapa contoh pantun nasehat dan maknanya yang bisa kamu baca di KepoGaul. Bagaimana? Udah nggak penasaran lagi, kan? Semoga, kamu nggak hanya membacanya saja, tapi juga bisa menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Selain contoh pantun nasehat dan maknanya, di KepoGaul kamu juga bisa membaca pantun cinta yang romantis, pantun jenaka, pantun teka-teki, dan masih banyak lagi, lho. Apalagi sambil minum kopi, dijamin tambah seru, deh. Simak terus, ya! PenulisErrisha RestyErrisha Resty, lebih suka dipanggil pakai nama depan daripada nama tengah. Lulusan Universitas Kristen Satya Wacana jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang lebih minat nulis daripada ngajar. Suka nonton drama Korea dan mendengarkan BTSpop 24/7. EditorElsa DewintaElsa Dewinta adalah seorang editor di Praktis Media. Wanita yang memiliki passion di dunia content writing ini merupakan lulusan Universitas Sebelas Maret jurusan Public Relations. Baginya, menulis bukanlah bakat, seseorang bisa menjadi penulis hebat karena terbiasa dan mau belajar.

. 34 455 9 253 469 26 380 166

pantun nasehat bahasa karo dan artinya