Beberapa perusahaan di Maluku Utara sudah mulai melakukan vaksinasi terhadap karyawannya, termasuk PT. KB Finansia Multi Finance Cabang Ternate alias Kredit Plus, yang bekerjasama dengan GIGA Com dan RS Bayangkara dan Polda Malut, melakukan vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi bertempat di kantor PT. KB Finansia Multi Finance Cabang Ternate Kredit Plus, yang diikuti sebanyak 67 orang dari 105 pegawai. BM Elektronik PT. KB Finansia Multi Finance Cabang Ternate, Shabri A. Djabar kepada wartawan usai vaksinasi mengatakan, vaksinasi yang dilakukan atas kerjasama dengan GIGA Com dan RS Bayangkara Ternate. “Sebanyak 67 karyawan mengikuti vaksin dari 105 karyawan. Yang ikut vaksin sebanyak 67 orang, yang sisahnya ada yanag sudah ikut, dan ada juga yang belum divaksin karena ada yang hamil dan sakit,” katanya. Menurutna Shabri bahwa, pihaknya sangat mendukung program pemerintah dalam upaya percepatan penanggulangan pandemi Covid-19. “Melalui program vaksinasi yang dilakukan ini, kami berharap mampu meminimalisir penyebaran Covid-19, sehingga para karyawan dapat bekerja lebih produktif dan merasa aman, sehingga dapat terus menghasilkan produk-produk kesehatan maupun layanan kesehatan yang semakin baik untuk seluruh masyarakat di Kota Ternate dan Maluku Utara pada umumnya,” katanya. Abhe yang biasa disapa mengingatkan kepada seluruh karyawan bahwa, walaupun sudah divaksin, karyawan dan keluarga tetap harus disiplin jalankan protokol kesehatan dalam melakukan kegiatan sehari-hari, karena vaksinasi bukan segalanya dan membuat kita aman dari Covid-19. “Penting untuk menjaga 3M, mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak,” katanya. Seraya menambahkan, vaksinasi kedua akan dilakukan pada 26 Juli, bertempat di puskesmas terdekat dari maisng-masing karyawan. “Vaksinasi kedua akan dilakukan pada bulan depan,” katanya. cm-red Karyawan Kredit Plus Ternate dan Pihak RS Bayangkara Ternate
Ternate – Jumat (01/10) Kepala Dinas PMPTSP menjadi Narasumber dalam Acara Sosialisasi Yang dilakukan oleh Kemenkumham Provinsi Maluku Utara, dalam Acara tersebut dimulai dengan Narasumber dari Kanwil Kumham. Beliau membawakan materi Tentang pendaftaran Persero perseorangan melalui media zoom Meeting.
Ternate ANTARA - Rehabilitasi hutan bakau di pesisir Pantai Gambesi, Kota Ternate, Maluku Utara, yang mengalami kerusakan parah, kini terus dilakukan dengan cara menanam ribuan bibit di hutan bakau seluas 20 hektare. Merehabilitasi kerusakan hutan bakau atau mangrove dengan cara seperti itu juga terlihat di sembilan kabupaten kota lain di provinsi kepulauan ini. Harapannya, 10 tahun ke depan sudah dapat tertangani semuanya, terutama hutan bakau yang menjadi pelindung permukiman warga masyarakat. Pemerintah daerah bersama instansi terkait serta berbagai elemen pencinta lingkungan dan masyarakat di Malut terus berkolaborasi menangani kerusakan hutan bakau di daerah ini sebagai wujud kepedulian menjaga kelestarian tanaman pantai multifungsi itu. Penyebab utama kerusakan hutan bakau di provinsi berpenduduk 1,4 juta jiwa ini adalah eksploitasi berlebihan yang dilakukan masyarakat untuk berbagai keperluan, seperti bahan bangunan rumah, pembuatan arang, kayu bakar, hingga material penopang pengerjaan bangunan bertingkat. Pengalihfungsian hutan menjadi permukiman, fasilitas umum, dan tempat usaha juga memberi kontribusi terhadap kerusakan hutan di Malut, seperti terlihat di Pantai Mangga Dua Kota Ternate, yang nyaris tidak menyisakan mangrove karena berubah menjadi area permukiman. Luas hutan bakau di provinsi yang terkenal dengan rempah ini tercatat ha, sebagian besar berada di Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Barat, dan Kabupaten Halmahera Tengah. Akan tetapi, lebih dari 50 persen dari luas hutan itu mengalami kerusakan berat dan ringan. Kerusakan hutan bakau di Malut telah mengakibatkan berkurangnya keragaman jenis tanaman ini di sejumlah kabupaten/kota, misalnya, di Kota Ternate yang semula memiliki lebih dari 30 jenis, kini tinggal tersisa 15 jenis mangrove. Abrasi pantai yang mengancam permukiman masyarakat dan fasilitas umum di sejumlah wilayah pesisir dan pulau kecil di Malut, juga merupakan dampak dari kerusakan hutan mangrove di wilayah pesisir setempat karena salah satu fungsi tanaman ini mencegah abrasi. Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba dan seluruh bupati/wali kota di provinsi ini telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk mencegah laju kerusakan hutan bakau, di antaranya larangan penebangan pohon ini untuk kebutuhan apa pun. Kebijakan larangan serupa juga diberlakukan terhadap pengalihfungsian hutan mangrove menjadi area permukiman dan tempat usaha. Selain itu, juga mewajibkan para pengusaha konstruksi tidak menggunakan kayu bakau dalam pengerjaan bangunan bertingkat atau konstruksi lainnya. Berdasarkan Peta Mangrove Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup, total luas lahan bakau di Indonesia tahun 2021 tercatat 3,36 juta ha atau 20 persen dari luas bakau di dunia, yang terdiri atas 2,6 juta ha dalam kawasan dan 702 ribu ha di luar kawasan atau mengalami penambahan luas 52 ribu ha dibandingkan tahun 2019 seluas 3,31 juta ha. Multifungsi Mangrove yang nama Latinnya Rhizophora ini memiliki multifungsi yang sangat penting, baik bagi kelestarian ekosistem pantai maupun kehidupan sosial ekonomi masyarakat, terutama yang bermukim di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Hutan bakau dapat mencegah abrasi pantai, menghalangi sedimentasi perairan laut akibat erosi dari daratan, hingga mengurangi dampak gelombang pasang terhadap permukiman masyarakat yang berada di bibir pantai saat terjadi cuaca buruk, air pasang, hingga tsunami. Hutan bakau juga menjadi habitat berbagai jenis biota laut, seperti udang, kepiting, kerang-kerangan, dan ikan. Bahkan untuk jenis ikan tertentu malah menjadikan kawasan mangrove sebagai tempat pemijahan. Selain itu, hutan bakau juga dimanfaatkan berbagai jenis burung, seperti bangau untuk bersarang dan bertelur. Fungsi lain mencegah polusi, bahkan mangrove memiliki kemampuan lebih besar dalam menyerap karbondioksida dan mengubahnya menjadi oksigen sehingga berkontribusi dalam mengurangi kerusakan lapisan ozon akibat emisi gas. Bagian dari tanaman bakau, terutama daun, kulit, dan akar menjadi bahan baku obat herbal. Masyarakat Malut sampai saat ini masih memanfaatkan tanaman pantai itu untuk pengobatan tradisional untuk mengobati berbagai jenis penyakit, seperti diare, kusta, flu, luka, bisul, mag, dan hipertensi. Banyaknya fungsi hutan mangrove itu, menurut pemerhati lingkungan di Malut Djafar Mustafa, harus disosialisasikan secara masif kepada masyarakat agar mereka ikut berkontribusi melestarikan bakau, minimal mereka tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak hutan itu. Tokoh adat, agama, dan tokoh lain yang berpengaruh di masyarakat harus diberi peran besar dalam upaya menyosialisasikan fungsi mangrove karena masyarakat yang umumnya masih menganut paham feodal mematuhi apa yang disampaikan tokoh-tokoh seperti itu. Di sisi lain, penegakan hukum secara tegas harus diterapkan terhadap para perusak hutan mangrove . Akan tetapi penerapannya harus tetap bijak dan tidak boleh tebang pilih karena terkadang jika pelakunya masyarakat biasa diproses cepat, sedangkan jika orang penting cenderung didiamkan. Djafar Mustafa melihat perlunya mengupayakan konsep simbiosis mutualisme antara hutan mangrove dengan masyarakat. Di satu sisi, hutan mangrove terbebas dari perusakan dan di sisi lain masyarakat dapat menikmati manfaat dari keberadaan hutan bakau. Pengembangan hutan bakau menjadi objek wisata dengan memberi kewenangan penuh kepada masyarakat setempat sebagai pengelola, merupakan contoh dari konsep simbiosis mutualisme, seperti yang diterapkan di berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera. Kemudian, menjadikan hutan bakau sebagai tempat budi daya ikan atau kepiting juga merupakan penerapan konsep simbiosis mutualisme antara hutan bakau dengan masyarakat. Dengan demikian, masyarakat akan selamanya menjaga hutan mangrove sebagai tempat mencari nafkah. Editor Achmad Zaenal M Berita ini telah tayang di dengan judul Berkolaborasi menghentikan laju kerusakan hutan mangrove di Malut
Tentuhal ini wajar, sebab penerapan sistem belajar jarak jauh. Selain itu, biaya kuliah Universitas Terbuka per semesternya juga bisa dibilang terjangkau, yakni berkisar antara Rp1 juta hingga Rp3,5 juta. Tags : biaya kuliah universitas terbuka. universitas terbuka.
Daerah Sejarah dan rempah-rempah adalah warisan Kota Ternate yang sangat berharga. Kota ini pernah tercatat sebagai kota dagang termasyur di dunia sekitar abad ke-13. Pada masa lalu, kota ini lekat pula dengan sejarah Kesultanan Ternate. Selain menjadi pusat peradaban Islam, Kota Ternate juga menjadi pusat perdagangan di Maluku Utara. Kamis, 9 Juni 2022 060035 WIBRabu, 29 Juni 2022 125602 WIB KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO Kawasan pusat Kota Ternate, Maluku Utara, terlihat dari udara, Rabu 13/3/2019. Artikel Terbaru Daerah Lainnya
KaryawanPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Kota Ternate, Maluku Utara, tengah melayani nasabah dalam aktivitas menyimpan dana. BNI Cabang Kota Ternate paling banyak melakukan penyaluran kredit, terutama pada segmen ritel, yang berorientasi pada sektor perikanan dengan kontribusi mencapai 13% terhadap pembiayaan di
Merupakan salah satu Bank Perkreditas Rakyat BPR di Kota Ternate. BPR ini adalah bank yang melayani kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas Perkreditan Rakyat Malifut Danatama menawarkan layanan simpan deposito berjangka atau tabungan, kredit dan pinjaman, pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan prinsip kunjungi Bank Perkreditas Rakyat BPR terdekat ini pada hari dan jam buka. Bisa juga menghubungi kontak telepon untuk informasi lainnya. Jam buka / kerja Senin 800 AM - 400 PM, Selasa 800 AM - 400 PM, Rabu 800 AM - 400 PM, Kamis 800 AM - 400 PM, Jumat 800 AM - 400 PM, Sabtu Closed, Minggu Closed Belum ada gambar galeri. Dimana alamat Bank Perkreditan Rakyat Malifut Danatama Ternate? Bank Perkreditan Rakyat Malifut Danatama Ternate beralamat di Q9RP+F2G, Santiong, Central Ternate, Ternate City, North Maluku, Indonesia. Berapa kontak nomor telepon Bank Perkreditan Rakyat Malifut Danatama Ternate? Bank Perkreditan Rakyat Malifut Danatama Ternate dapat dihubungi melalui kontak nomor telepon 0921 3111008
. 255 488 245 136 60 367 11 31
kredit plus ternate kota ternate maluku utara