Saat menjalankan bisnis, tentunya Anda harus tahu cara memasarkan produk Anda. Nah, salah satu caranya adalah dengan memahami apa itu marketing mix. Mungkin Anda pernah mendengar istilah ini di seminar, televisi, atau di surat kabar. Namun, apakah Anda pernah mempelajarinya lebih dalam? Jika belum, artikel ini adalah tempat yang tepat untuk memahami pengertian, konsep, dan juga fungsi marketing mix. Mari kita mulai! Apa itu Marketing Mix? Marketing mix adalah sekumpulan variabel pemasaran yang digunakan untuk meraih tujuan bisnis. Pada dasarnya, ada empat variabel yang ada di dalam marketing mix Product – Apakah kualitas produk sesuai dengan kebutuhan target pasar? Price – Apakah harga produknya bisa dijangkau oleh calon pembeli? Place – Apakah pembeli bisa mengakses dan menemukan produknya dengan mudah? Promotion – Apakah produknya sudah dipromosikan dengan baik? Itulah mengapa marketing mix terkenal juga sebagai 4P. Keempat variabel tersebut kerap dipertimbangkan marketer saat merancang sebuah rencana pemasaran. Namun, seiring dengan perkembangan konsepnya, kini marketing mix tidak hanya dikenal sebagai 4P, tapi juga 7P. Dengan kata lain, jadi ada tujuh variabel di dalam marketing mix. Tiga variabel barunya adalah physical evidence bagaimana produknya dikemas, people siapa yang membuat produknya, dan process bagaimana produknya diproduksi. Lalu, apa fungsi dan manfaat marketing mix untuk bisnis Anda? Mari kita lihat di bagian selanjutnya. Fungsi Marketing Mix untuk Bisnis Anda Produk yang bagus saja belum cukup. Anda memerlukan strategi marketing yang efektif agar orang-orang mengenal produk Anda dan manfaat yang bisa mereka dapatkan dari produk tersebut. Nah, fungsi marketing mix adalah untuk membantu Anda merumuskan strategi marketing yang efektif. Dengan begitu Anda bisa mengkomunikasikan produk Anda kepada target pasar yang tepat dan dengan pesan yang sesuai. Selain itu, salah satu faktor utama bangkrutnya perusahaan biasanya karena gagal memasarkan produk. Jadi, dengan memahami konsep marketing mix, diharapkan para pemilik bisnis lebih paham apa yang mesti mereka pasarkan. 7 Variabel Utama dalam Marketing Mix Di atas, Anda sudah melihat bahwa marketing mix terdiri dari 7P. Mari kita bahas satu per satu 1. Product Produk adalah apa saja yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan orang, bisa dalam bentuk jasa, barang, atau produk virtual. Di era digital ini produk tidak terbatas pada produk fisik atau jasa. Anda juga bisa menciptakan produk virtual seperti website, aplikasi, dan semacamnya. Yang perlu diingat ketika menciptakan produk adalah Anda harus memproduksi produk yang sesuai dengan permintaan demand dari pasar. Karena itulah Anda perlu melakukan riset produk untuk menemukan apa yang dibutuhkan pasar dan solusi apa yang bisa Anda tawarkan. Untuk memudahkan Anda melakukan riset pasar, berikut adalah pertanyaan-pertanyaan yang perlu Anda jawab Apa masalah yang dihadapi konsumen? Solusi produk apa yang bisa Anda tawarkan? Bagaimana konsumen akan menggunakan produk Anda? Apa keunikan dari produk yang Anda tawarkan? Banyak bisnis yang gagal di tengah jalan karena buruknya kualitas riset produk yang dilakukan di awal. Banyak pebisnis terjebak pada menciptakan produk yang hanya mengandalkan ide subjektif, tanpa riset. Perlu Anda ketahui, membuat produk yang tidak diinginkan konsumen adalah faktor kegagalan terbesar kebanyakan perusahaan rintisan startup. Seperti yang dapat Anda lihat pada infografik di atas, 36 persen perusahaan rintisan gagal karena menciptakan produk yang salah. Jadi pastikan Anda membuat produk yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen berdasarkan data-data yang Anda temukan di lapangan. Bukan sekadar ide subjektif Anda. Baca Juga Strategi Pemasaran Produk 2020 dan Contohnya 2. Price Unsur berikutnya dalam marketing mix yaitu Price atau harga adalah sejumlah uang yang dikeluarkan konsumen untuk menggunakan produk Anda. Harga yang terlalu rendah bisa membahayakan keberlangsungan bisnis. Di sisi lain, harga yang terlalu tinggi juga akan menyurutkan minat pembeli. Anda perlu menemukan titik yang tepat di mana konsumen tidak merasa keberatan dan bisnis Anda tetap bisa berjalan. Dalam ilmu ekonomi terdapat istilah Break Even Price, yaitu harga terkecil yang bisa dipasang pada produk agar bisnis tidak merugi. Untuk mendapatkan nilai break even price ada rumus tersendiri, yaitu Total Fixed Cost/Production Volume+Variable Cost Per Unit = Break Even Price Total Fixed Cost adalah biaya keseluruhan pembuatan produk. Termasuk di dalamnya ongkos material, ongkos tenaga, dan ongkos lain-lain alat tulis kantor, marketing, dll Production Volume adalah jumlah keseluruhan produk yang dibuat Variable Cost Per Unit adalah biaya pembuatan satu buah produk Perlu diingat break even price belum mendatangkan keuntungan bagi bisnis. Itu adalah titik aman yang tidak merugikan bisnis Anda. Jadi Anda perlu menambahkan sekian rupiah lagi dari break even price untuk mendapatkan keuntungan. 3. Place Place atau tempat adalah lokasi fisik tempat berjalannya bisnis atau kanal distribusi untuk mencapai target pasar. Sebuah bisnis memerlukan lokasi penjualan yang ideal untuk bisa menjangkau target pasar dengan mudah. Unsur marketing mix yang satu ini mencakup kantor pusat, gudang, pabrik, toko fisik, kantor cabang, hingga toko cabang. Anda tidak harus menempatkan kantor pusat, pabrik, dan toko fisik dalam satu lokasi. Pilihlah lokasi yang ideal dengan mempertimbangkan fungsi dan biaya. Kini place tidak terbatas hanya pada lokasi fisik. Anda pun perlu mempertimbangkan internet sebagai tempat berjualan. Tempat untuk menjual produk semakin beragam, dari media sosial, marketplace, hingga website toko online. Setiap platform berjualan di internet punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Misalnya, marketplace memungkinkan Anda untuk menjangkau konsumen lebih banyak. Namun, ada banyak regulasi yang harus Anda patuhi dan pembagian keuntungan. Berbeda dengan website toko online. Anda tidak terikat regulasi apa pun karena Anda mengelola website toko online secara mandiri. Keuntungan pun semuanya masuk ke kantong Anda. Memang Anda harus melakukan semuanya secara mandiri, dari membuat produk hingga promosi. Namun, Anda punya kebebasan lebih dan tidak perlu berbagi keuntungan. Baca Juga Pentingnya Kenali Target Pasar untuk Bisnis Anda 4. Promotion Promotion atau promosi adalah segala upaya untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan produk. Bisa dibilang ini adalah salah satu elemen marketing mix yang paling penting. Anda dapat melakukan promosi menggunakan berbagai macam media, dari website, media sosial, surat kabar, radio, televisi, digital ads, media online, video online, hingga podcast. Di era digital ini, mau tidak mau, Anda harus bisa menjangkau calon konsumen melalui ranah dunia maya. Baik itu melalui media sosial, trafik organik, digital ads, content marketing, ataupun video marketing. Berikut adalah artikel-artikel yang bisa membantu Anda menjalankan promosi online secara efektif Belajar Digital Marketing Panduan Lengkap Social Media Marketing Apa Itu Content Marketing? Panduan Lengkap Memulai Video Marketing Panduan Pay Per Click PPC untuk Bisnis Online Ngomong-ngomong tentang promosi, Niagahoster juga menyediakan promo vps, hosting, dan domain khusus untuk Anda. So, jangan sampai ketinggalan ya! 5. Physical Evidence Physical evidence atau bukti fisik tidak terbatas pada produk fisik saja. Produk fisik hanyalah salah satu dari sekian banyak physical evidence. Bukti fisik bisa berwujud dalam bentuk logo, brosur, souvenir, akses untuk menghubungi customer service, seragam karyawan, event, dan website resmi. Seringkali konsumen memerlukan bukti fisik agar semakin yakin untuk memutuskan membeli produk Anda atau tidak. Sebagai contoh, Niagahoster adalah perusahaan yang menyediakan layanan hosting baik WordPress hosting Termurah , Domain Murah, dan layanan server private. Tentu Niagahoster tidak bisa memberikan produk fisik kepada pelanggan. Walaupun begitu, Niagahoster tetap menyediakan physical evidence untuk konsumennya. Bukti fisik yang disediakan Niagahoster cukup beragam. Dari souvenir, akses customer service, kerja sama event, dan lain sebagainya. 6. People People yang dimaksud di sini adalah sumber daya manusia SDM yang menjalankan bisnis, dari direktur sampai staf. SDM adalah aset terpenting dalam bisnis Anda. Salah dalam memilih SDM bisa berakibat fatal pada bisnis Anda. Dapat Anda lihat pada infografik 10 Top Startup Mistakes, rekrutmen yang buruk adalah faktor kedua terbesar dalam kegagalan sebuah perusahaan rintisan. Jadi Anda tidak bisa menganggap rekrutmen sebagai proses sepele. Rekrutmen yang buruk bisa berakibat buruk pada perusahaan Anda dalam banyak aspek Pertama, tentu Anda rugi secara finansial. Proses rekrutmen membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk menemukan orang yang kompeten. Jika Anda merekrut orang yang salah tentu biaya rekrutmen tersebut tidak menghasilkan apa pun bagi perusahaan. Kedua, merekrut SDM yang salah juga akan berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan. Ada dua kemungkinan dalam hal ini. Kemungkinan pertama, orang yang Anda rekrut tidak punya kompetensi yang Anda butuhkan. Kemungkinan kedua, meskipun orang itu punya kompetensi, perilakunya menghambat kerja tim. Ketiga, kesalahan merekrut SDM juga bisa berakibat buruk pada reputasi bisnis Anda. Terutama apabila orang tersebut mengisi posisi yang langsung berhubungan dengan konsumen. Tidak adanya kompetensi atau perilaku yang buruk bisa memberikan kesan buruk pada konsumen yang ia hadapi. Jadi, pastikan Anda mengelola SDM bisnis Anda dengan baik. Karena seringkali bisnis mengabaikan elemen marketing mix yang satu ini. 7. Process Process adalah prosedur, mekanisme, atau alur yang perlu dilakukan konsumen untuk menggunakan layanan Anda. Untuk lebih mudahnya, process adalah pengalaman konsumen dari awal mengetahui produk Anda sampai ia melakukan pembelian. Jadi process ini dimulai dari bagaimana konsumen mengetahui produk Anda baik itu dari media sosial, digital ads, blog, atau media lainnya. Ketika konsumen tertarik membeli produk Anda, ia harus melakukan order. Proses ini terus berlangsung sampai konsumen menggunakan barang atau layanan yang dibelinya. Hal terpenting dalam elemen ini adalah konsistensi. Produk atau layanan Anda harus konsisten. Apa yang Anda iklankan harus konsisten dengan apa yang didapatkan oleh konsumen. Inkonsistensi produk akan merusak pengalaman konsumen dan kemungkinan terburuknya konsumen tidak mau menggunakan produk/layanan Anda lagi. Contoh Penerapan Marketing Mix yang Bisa Anda Tiru Di atas kami sudah banyak membahas teori mengenai marketing mix. Kini saatnya Anda belajar melalui contoh penerapannya. Di bawah ini kami akan menjelaskannya menggunakan contoh fiktif PT Niaga Shoes. 1. Menentukan Produk yang Dibutuhkan Banyak Orang Product PT. Niaga Shoes telah melakukan riset pasar dan menemukan fakta-fakta di bawah ini Apa masalah yang dihadapi konsumen? – Orang Indonesia kekurangan pilihan sepatu lari lokal. Kebanyakan sepatu lari didominasi oleh merek luar negeri dan harganya relatif mahal. Solusi produk apa yang bisa Anda tawarkan? – PT Niaga Shoes bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan menghadirkan sepatu lari lokal dengan harga yang lebih murah tanpa menurunkan kualitas. Bagaimana konsumen akan menggunakan produk Anda? – Cara penggunaannya sama dengan sepatu biasa. Apa keunikan dari produk yang Anda tawarkan? – Keunikan sepatu Niaga Shoes adalah bahannya yang berkualitas tinggi, tapi bisa didapatkan dengan harga terjangkau. Sepatu lari ini juga tahan lama. 2. Menetapkan Harga Produk Price PT. Niaga Shoes adalah perusahaan yang memproduksi sepatu. Biaya keseluruhan Total Fixed Cost untuk membuat sepatu adalah Niaga Shoes akan memproduksi pasang sepatu Production Volume. Biaya pembuatan per unit produk adalah Break Even Price Niaga Shoes Menggunakan rumus di atas, break even price yang didapatkan untuk PT Niaga Shoes adalah 3. Menentukan Tempat Berjualan Place Untuk memudahkan konsumen berbelanja, Niaga Shoes memutuskan untuk menjual produknya secara online. Oleh karenanya, Niaga Shoes membuat website toko online sebagai tempat berjualan utamanya. Konsumen bisa memilih produk hingga checkout di website tersebut. Tidak hanya toko online, Niaga Shoes juga akan membuka toko fisik di beberapa kota. Niaga Shoes akan membuka toko fisik pertamanya di Yogyakarta. 4. Merancang Strategi Promosi Promotion Karena target pasar dari produk ini adalah anak muda, Niaga Shoes perlu merancang strategi promosi yang bisa menjangkau anak muda dengan mudah. Salah satu strategi utamanya adalah dengan menggalakkan promosi di media sosial. Niaga Shoes akan melakukan promosi besar-besaran di Instagram dan YouTube bekerja sama dengan influencer yang dekat dengan anak muda. Selain itu, Niaga Shoes juga akan memanfaatkan blog untuk menjaring trafik organik di hasil pencarian Google. Baca Juga 15+ Marketing Tools yang Wajib Dimiliki Semua Pebisnis 5. Mengemas Produk dengan Baik Physical Evidence Salah satu pysical evidence dari Niaga Shoes adalah produknya itu sendiri, yaitu sepatu lari. Selain produk fisik, Niaga Shoes juga akan mempersiapkan logo, brosur, suvenir, dan bentuk physical evidence lainnya untuk membuktikan keberadaan Niaga Shoes. 6. Merekrut SDM yang Berkualitas People Niaga Shoes membutuhkan beberapa SDM utama yang akan menunjang keberlangsungan perusahaan. Beberapa posisi lowongan yang akan dibuka adalah tim perancang sepatu, tim HR and office operation, tim marketing, tim customer servcie, dan tim finance. Untuk pengrajin sepatu, Niaga Shoes akan menggunakan outsourcing ke tempat pengrajin sepatu terpercaya. 7. Membuat SOP Perusahaan Process Untuk memudahkan proses perencanaan produk hingga produk dikonsumsi oleh pelanggan, Niaga Shoes membutuhkan Standard of Procedure SOP. SOP ini penting untuk memastikan semua produk yang dihasilkan Niaga Shoes kualitasnya sama. Jadi semua karyawan Niaga Shoes harus memahami SOP ini agar bisa memberikan pengalaman yang baik kepada konsumen. Yuk Terapkan Marketing Mix pada Bisnis Anda! Kami harap penjelasan di atas sudah cukup menjawab pertanyaan Anda mengenai konsep marketing mix dan penerapannya di bisnis. Konsep ini penting untuk diketahui oleh semua pemilik bisnis, termasuk Anda. Dengan begitu Anda bisa merencanakan strategi marketing yang lebih matang dan efektif. Nah, apakah Anda tertarik untuk belajar lebih jauh tentang cara mengembangkan bisnis? Anda bisa menemukannya di ebook gratis Niagahoster yang membahas tentang Kiat Sukses Bisnis Online. Tertarik? Yuk klik banner di bawah untuk download ebooknya!
Adabeberapa kegiatan pemasaran yang memiliki keterkaitan dengan komponen place/penempatan, yaitu: Distribution strategy yang terbagi atas, intensive distribution, selective distribution dan exclusive distribution). Market coverage / area coverage / territory management. Inventory / stock management Transportation, logistic, warehousing Marketing mix adalah istilah yang erat dengan masalah bisnis dan pemasaran. Identifikasi produk, harga, tempat, dan unsur pemasaran lainnya dibahas dalam teori yang dikenal juga dengan sebutan bauran pemasaran ini. Bagi Anda yang setiap hari berkutat dengan bisnis dan pemasaran, memahami konsep bauran ini akan membantu meningkatkan keefektifan proses pemasaran yang dilakukan. Bagaimana penjelasan lengkap tentang bauran pemasaran? Apa saja model dan unsurnya? Simak selengkapnya dalam ulasan Populix berikut ini. Apa itu Marketing Mix? Bauran pemasaran atau marketing mix adalah sebuah konsep dalam dunia pemasaran yang terdiri dari berbagai unsur di dalamnya. Teori ini seringkali dijadikan strategi perusahaan untuk memastikan apakah unsur dalam bauran tersebut sudah sesuai untuk memaksimalkan nilai penjualan. Pengertian Marketing Mix Menurut Para Ahli Para pakar ekonomi dan pemasaran beberapa kali menyampaikan definisi terkait konsep bauran pemasaran. Berikut penjelasan mengenai sejumlah pengertian marketing mix para ahli. Menurut Kotler Armstrong 1997, pengertian marketing mix adalah perangkat pemasaran yang taktis dan dapat dikendalikan perusahaan. Unsur di dalamnya meliputi 4P yaitu produk, harga, tempat distribusi, dan promosi yang kemudian dipadukan oleh perusahaan untuk mencapai target market yang diinginkan. Soemarni dan Soeprihanto 2010, marketing mix adalah kombinasi variabel inti sistem pemasaran yang terdiri dari produk, harga, promosi, dan distribusi oleh perusahaan guna mempengaruhi tanggapan konsumen. Buchari Alma 2005, marketing mix adalah sebuah strategi dalam mengkombinasikan berbagai kegiatan pemasaran demi memaksimalkan hasil yang bisa diterima. Fungsi Marketing Mix Strategi bauran pemasaran ini akan memberikan beberapa keuntungan bagi perusahaan yang mengimplementasikannya. Nah, beberapa fungsi bauran pemasaran adalah 1. Fungsi perantara Fungsi pertama dari bauran pemasaran adalah fungsi perantara. Strategi marketing campuran ini berfungsi sebagai perantara perusahaan dan pelanggan. Mereka saling terhubung melalui serangkaian aktivitas mulai dari promosi hingga transaksi. 2. Fungsi pertukaran Fungsi selanjutnya dari marketing mix adalah fungsi pertukaran. Berkaitan dengan fungsi perantara, pelanggan akan terikat dengan perusahaan termasuk dalam aktivitas transaksi. Dengan melakukan pemasaran, pelanggan bisa membeli produk yang perusahaan tawarkan. Dalam kegiatan tersebut otomatis terjadi pertukaran. Sisi pelanggan menukarkan waktu, tenaga, dan uang mereka untuk produk yang dibutuhkan. 3. Fungsi distribusi fisik Melalui produksi dan transaksi yang dilakukan, pasti ada distribusi fisik yang terjadi. Umumnya proses ini berkaitan dengan pengiriman produk kepada para pelanggan. Selain itu, fungsi ini juga berhubungan dengan proses penyediaan stock oleh perusahaan. Dalam perusahaan juga terdapat istilah fungsi manajemen yang cukup krusial. Untuk itu, simak penjelasan dan panduan 4 fungsi manajemen untuk perusahaan. Baca juga Panduan Marketing Plan Cara Membuat, Contoh, Ciri untuk Bisnis Marketing Mix 4P Sesuai dengan pernyataan menurut Kotler, bauran pemasaran adalah strategi yang terdiri dari empat elemen utama yaitu produk, harga, tempat, dan promosi. Berikut penjelasan lengkap mengenai bauran pemasaran tersebut. 1. Produk Product Salah satu elemen marketing mix adalah produk. Produk merupakan suatu barang atau jasa yang Anda tawarkan kepada pelanggan. Pastikan Anda mengetahui kebutuhan target pasar dengan baik. Karena jika produk yang ditentukan untuk dijual sesuai dengan apa yang dibutuhkan pasar, maka nilai penjualan akan meningkat. Tapi, bagaimana caranya mengetahui demand atau kebutuhan pasar terkini? Nah, Poplite adalah jawabannya. Poplite by Populix merupakan sebuah platform yang menyediakan layanan riset untuk menghasilkan data terbaru tentang pasar. Sehingga, Anda pun bisa membuat keputusan bisnis dengan tepat nantinya berdasarkan hasil riset pasar tersebut. Dalam artian lain, aktivitas ini memungkinkan Anda untuk menjual barang sesuai market demand. 2. Harga Price Unsur marketing mix 4P yang kedua adalah price atau harga. Setelah menentukan produk yang akan Anda jual, tentukan harga yang sesuai. Penentuannya bisa berdasarkan kualitas dan kerumitan proses produksi. Namun jangan lupa juga untuk memperhatikan kelas sosial dari pasar yang Anda tuju. 3. Tempat Place Demi menentukan unsur yang satu ini, Anda perlu mengetahui betul pada tempat apa pasar yang dituju berbelanja. Tidak harus bangunan fisik, place bisa berupa media sosial atau digital lainnya. Intinya adalah penentuan ini menjadi tempat Anda mendistribusikan produk yang ditawarkan. 4. Promosi Promotion Proses promosi sudah pasti tidak akan lepas dari pemasaran produk. Lagi-lagi, untuk menentukannya Anda perlu mengetahui betul target pasar yang disasar. Penentuan cara promosi yang tepat bisa ditentukan berdasarkan dari segi usia, kepribadian, atau kelas sosial mereka. Marketing Mix 7P Marketing mix 7p adalah kelompok unsur teknik pemasaran bauran lanjutan yang dikembangkan dari 4p. Istilah marketing mix dalam manajemen pemasaran ini menambahkan tiga poin lain yang berhubungan dengan proses, SDM, dan bukti fisik. 1. Proses Process Unsur marketing mix 7P yang satu ini meliputi seluruh kegiatan yang Anda mulai riset hingga memastikan produk sampai ke pelanggan dengan baik. Penentuan segala proses pemasaran yang tepat bisa membantu Anda meningkatkan angka penjualan tanpa menguras biaya yang sangat banyak. 2. Sumber Daya Manusia People Selanjutnya yang pasti adalah sumber daya manusia yang terlibat dalam seluruh rangkaian proses pemasaran produk Anda. Walaupun serangkaian kegiatan bisa dipermudah dengan bantuan teknologi, namun tanpa adanya orang-orang yang menjalankan maka bisa dipastikan proses tidak berjalan dengan baik. 3. Bukti fisik Physical evidence Physical evidence adalah bukti yang bisa dilihat kasat mata baik dari segi perusahaan atau produk itu sendiri. Beberapa contoh yang termasuk dalam unsur ini adalah keberadaan kantor, website, logo, hingga kemasan dan isi produk yang ditawarkan. Contoh Marketing Mix Setelah mengerti apa itu marketing mix hingga unsur yang ada di dalamnya, mungkin beberapa dari Anda masih bertanya bagaimana menerapkannya dalam sebuah bisnis. Berikut dua contoh yang bisa dijadikan referensi. Perusahaan Jasa Melihat ketujuh unsur bauran pemasaran, memang proses ini lebih cenderung banyak digunakan dalam perusahaan yang menawarkan produk berupa barang. Namun penerapan bauran ini bisa juga Anda terapkan dalam perusahaan jasa. Contoh marketing mix perusahaan jasa adalah penerapannya pada berbagai layanan yang disediakan Gojek, misalnya saja gocar. Unsur produk dari jasa ini adalah layanan gocar itu sendiri. Kemudian karena target mereka adalah untuk mengenalkan layanan ojek secara online, distribusi dan promosi dilakukan melalui media digital. Poin tersebut menjadi implementasi dari unsur place dan promotion. Sedangkan Gojek menyediakan berbagai macam rentang harga atau price sesuai dengan pilihan mobil dan jauhnya jarak yang dipilih pelanggan. Tiga unsur lainnya berhubungan dengan perusahaan GoJek itu sendiri dan orang-orang yang terlibat di dalamnya. Barang Contoh marketing mix produk jenis barang adalah Samsung. Seperti yang kita tahu, Samsung adalah salah satu perusahaan produsen berbagai alat dengan teknologi tinggi seperti smartphone dan peralatan listrik lainnya. Penentuan berbagai macam produk yang ditawarkan Samsung bisa jadi merupakan cara mereka untuk merangkul pasar yang luas dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Karena konsumen mereka juga cenderung berasal dari rentang usia dan kelas sosial yang beragam, proses distribusi dan promosi juga dilakukan melalui beberapa media. Sedangkan tiga elemen lainnya berkaitan dengan perusahaan dan karyawan Samsung itu sendiri. — Itu tadi pembahasan lengkap Populix tentang marketing mix. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, karena itu coba untuk mengimplementasikan konsep bauran ini pada bisnis Anda mulai sekarang. Namun sebelumnya perlu diadakan survey pasar agar penerapannya lebih maksimal, untuk cara yang lebih mudah Anda bisa mengunjungi Poplite by Populix. Baca juga Apa itu AIDA Marketing? Pahami Konsep dan Cara Kerja Di sini KonsepMarketing Mix. Apabila membahas tentang ranah marketing, maka Anda perlu mengetahui bahwa terdapat konsep umum yang harus diketahui oleh setiap pebisnis. Konsep tersebut, adalah marketing 4P. Yakni, konsep marketing yang berfokus dalam empat hal, diantaranya: Product (produk), Price (harga), Place (tempat) dan Promotion (promosi). Empat Marketing Mix adalah sebuah strategi dalam proses pemasaran yang menggabungkan beberapa elemen penting dan saling terhubung serta punya keterkaitan masing-masing didalamnya. Dalam menjalankan sebuah usaha bisnis, Proses pemasaran merupakan salah satu elemen kunci yang harus dimasukkan dalam daftar penyebab sebuah usaha menjadi sukses. Tanpa adanya pengoptimalan dalam hal pemasaran, bisa dipastikan bahwa produk yang diperdagangkan tidak akan menghasilkan laba yang sesuai target, namun malah sebaliknya, yakni kerugian. Untuk itu, diperlukan wawasan yang luas serta kecakapan yang kompleks soal dunia Marketing, agar mampu bersaing dan mengalahkan kompetitor bisnia di pangsa pasar. Jadi intinya, komponen sukses dalam berbisnis bukan hanya sebatas produk berkualitas saja, namun ada banyak hal yang harus diperhatikan juga, termasuk didalamnya pengaruh brand, Strategi promosi, kerjasama tim, perencanaan usaha dan sebagainya. Namun kali ini saya akan memberikan wawasan mengenai pengertian marketing mix, baik menurut ahli maupun secara umum. Oke langsung saja, silakan simak ulasan dibawah ini. Sejarah Singkat Marketing Mix Pada tahun 1948, seorang Profesor dari Harvard Business School bernama James Culliton, menulis sebuah artikel yang berjudul “The Management of Marketing Costs”. Beliau menyatakan bahwa seorang eksekutif bisnis berarti adalah “decider,” an “artist”—a “mixer of ingredients,” who sometimes follows a recipe prepared by others, sometimes prepares his own recipe as he goes along, sometimes adapts a recipe to the ingredients immediately available, and sometimes experiments with or incests ingredients no one else has tried.Cullington, 1948. Seorang eksekutif bisnis dianggap sebagai mixer of ingredients, yang bisa saja mengikuti taktik pebisnis lain, kadang juga menyiapkan trkniknya sendiri, ataupun menyesuaikan teknik dengan bahan-bahan yang tersedia, dan bahkan bereksperimen atau menemukan bahan-bahan yang belum pernah dicoba. Marketing Mix Menurut Para Ahli Untuk lebih memahami definisi Bauran Pemasaran, berikut ini adalah beberapa pendapat yang dikemukakan oleh para ahli terkait hal ini. Apa saja itu? Berikut ulasannya 1. Menurut Kotler & Armstrong 199748 Menurut Kotler & Armstrong, Pengertian Bauran pemasaran atau marketing mix adalah perangkat alat pemasaran taktis yang dapat dikendalikan, produk, harga, distribusi, dan promosi yang dipadukan oleh perusahaan untuk menghasilkan respons yang diinginkan dalam pasar sasaran. 2. Alma 2005205 Pengertian Marketing mix menurut Alma adalah strategi mengkombinasikan kegiatan-kegiatan marketing, agar tercipta kombinasi maksimal sehingga memunculkan hasil paling memuaskan. 3. Sumarmi dan Soeprihanto 2010274 Definisi Bauran Pemasaran adalah kombinasi dari variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran yaitu produk, harga, promosi, dan distribusi. Dengan kata lain marketing mix adalah kumpulan dari variabel yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk dapat mempengaruhi tanggapan konsumen. 4. Dhaimesta dan Irwan 2000;74 Menurut Dhaimestabdan Irwan, Marketing mix ialah merupakan variabel-variabel yang dipakai oleh perusahaan sebagai sarana untuk memenuhi atau melayani kebutuhan dan keinginan konsumen. 5. Sofjan Assauri Menurut Sofjan Assauri, marketing mix adalah kombinasi variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari sistem pemasaran, variabel mana dapat di kendalikan oleh pemasaran untuk mempengaruhi reaksi para pembeli atau konsumen. 6. Gugup Kismono 2001308 Pengertian marketing mix adalah kombinasi dari variabel atau kegiatan yang merupakan inti dari pemasaran yang terdiri dari strategi produk product, harga price, promosi promotion, dan tempat place. Setelah membaca pendapat para ahli diatas, bisa disimpulkan bahwa pengertian marketing mix / bauran promosi adalah kegiatan dalam mengkomunikasikan seluruh variabel dalam manajemen pemasaran, untuk mewujudkan tujuan perusahaan. Marketing Mix 4P Marketing Mix 7p Sebelum konsep bauran pemasaran 7P muncul, sebelumnya perusahaan-perusahaan di dunia menganut konsep 4P, yakni Product Produk, Price Harga, Place Tempat dan Promotion Promosi. Namun karena perkembangan zaman yang kian maju dan serba dinamis, konsep marketing mix 4P dirasa tidak efektif lagi, sehingga para pakar menambahkan beberapa poin, hingga akhirnya menjadi Konsep Marketing Mix 7P. Berikut ini konsep Marketing Mix 7P Price Aspek HargaPrice HargaPlace TempatPromotion PromosiProcess Aspek ProsesPeople Aspek OrangPhysical Evidence Aspek Bukti Fisik Untuk penjelasan lebih rinci mengenai konsep marketing mix 7p ini, anda bisa baca dibawah ini. Unsur-Unsur Bauran Pemasaran merupakan beberapa poin penting yang menjadi penentu kesuksesan sebuah usaha promosi produk. Pada prakteknya, unsur yang ada punya peran dan manfaat masing-masing, sehingga menimbulkan dampak positif terhadap kegiatan pemasaran jika dilakoni dengan maksimal. Sebelumnya saya sudah mengulas mengenai Pengertian Marketing Mix, singkatnya adalah bagian dari Strategi Pemasaran yang menggabungkan beberapa elemen, yang saling berkesinambungan dan berkaitan satu sama lain. Unsur atau Konsep Bauran Pemasaran awalnya terdiri dari 4 elemen, yakni adalah Product ProdukPrice HargaPlace TempatPromotion Promosi Namun karena perkembangan dunia bisnis dan digital semakin pesat, sehingga 4 unsur diatas dianggap tidak efektif lagi. Akhirnya diciptakan poin-poin baru lainnya dengan menambahkan 3 poin tambahan. Unsur Bauran Pemasaran dalam bisnis yang baru tersebut antara lain Product, Price, Place, Promotion, Process, People dan Physical Evidence. Dan penjelasannya adalah sebagai berikut 1. Product Produk / Barang Yang dimaksud produk adalah output yang dihasilkan sebuah badan usaha, yang akan diperjual-belikan, serta memiliki nilai fungsi yang beragam dan mampu memenuhi kebutuhan konsumen sebagai pembeli. Syarat utama agar produk anda bisa diterima dan digemari banyak pelanggan adalah dengan selalu menjaga dan meningkatkan kualitas produk, sehingga bisa mengungguli produk-produk saingan yang sejenis di pasar. 2. Price Harga Harga merupakan balas jasa berupa uang yang menjadi kewajiban konsumen dalam proses transaksi. Sebagai pemilik usaha / produk, anda harus mampu mematok harga barang sesuai dengan spesifikasi dan jenis barang yang dijual. Selain itu, juga disarankan mampu mengikuti perkembangan dan dinamika pasar, supaya penetapan harga lebih efektif dan relevan pada keadaan tertentu. Selain bisa diterima dan diberi respon positif dari konsumen, harga yang ditetapkan juga harus memberi keuntungan yang seharusnya. Karena umumnya, harga menjadi tolok ukur pertama sebelum melakukan pembelian. 3. Place Tempat usaha Place / tempat usaha merupakan lokasi dimana kita akan berjualan nantinya. Menentukan tempat usaha bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya, anda harus melakukan serangkaian Analisa Pasar terlebih dahulu, sehingga penempatan lokasi tidak salah letak. Tujuannya adalah untuk menemukan lingkungan yang strategis, alias sesuai dengan jenis produk yang akan diperdagangkan. Selain itu, pastikan juga tempat tersebut punya tingkat peminat yang tinggi dan potensial, sehingga mampu menyumbang laba yang maksimal pula. Namun sedikit perubahan sudah terjadi sebenarnya, akibat dari perkembangan dunia teknologi yang menghadirkan Peluang Bisnis Online yang tidak terpaut lokasi usaha, namun lebih kepada media yang digunakan. 4. Promotion Promosi Unsur Marketing Mix selanjutnya adalah Aspek Promosi. Proses Promosi merupakan Manajemen penting dalam perjalanan bisnis. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan dan memberi penjelasan kepada seluruh calon konsumen terhadap produk anda. Jenis Media Promosi juga sangat bervariasi, baik secara manual Direct Marketing, secara online Online Promotion dan lain-lain. Setiap teknik yang dipakai harus diupayakan semaksimal mungkin agar mendapat hasil yang optimal. 5. Process Proses Unsur Marketing Mix berikutnya adalah proses. Proses yang dimaksud disini ialah serangkaian Langkah-Langkah yang dilakukan saat melakukan transaksi dengan konsumen. Intinya, bagaimana teknik anda dalam memberikan kepuasan kepada mereka. Lakukan yang terbaik sebisa mungkin dalam melayani setiap pembeli. Tujuannya adalah untuk menciptakan kesan positif dan ketertarikan ulang dalam diri konsumen, juga upaya dalam menjadikan mereka sebagai pelanggan setia anda nantinya. Tidak sampai disitu, pelayanan yang maksimal juga akan membuka peluang mendapatkan konsumen baru yang banyak saat berdagang. Biasanya, konsumen yang sebelumnya berbelanja akan menceritakan pengalamannya ke orang lain, sehingga orang tersebut tertarik. 6. People Orang Unsur Bauran Pemasaran dalam aspek “Orang” ini adalah seluruh Sumber Daya Manusia, yang berada dalam Lingkup internal usaha anda. Hal ini sangat penting diperhatikan, mengingat setiap inpidu punya sifat dan kepribadian yang beragam. Mengupayakan yang terbaik terhadap SDM akan mendorong mereka agar bekerja lebih lagi, guna menciptakan hasil yang maksimal untuk kemajuan bisnis anda kedepannya. Selain itu, juga termasuk Cara jitu Memaksimalkan Kinerja Tim dalam semua proses Manajemen didalamnya. 7. Physical Evidence Bukti Fisik Unsur Penting Marketing Mix yang terakhir yakni Bukti Fisik. Physical Evidence Bukti Fisik adalah gabungan dari peralatan dan perangkat yang ada dan berfungsi dalam membantu proses usaha anda. Bisnis dengan skala kecil maupun besar memiliki peralatan fisik yang sama, namun jumlah satuannya yang berbeda. Anda pasti bisa menyesuaikan dan menjalankan setiap fungsi yang ada. Semakin banyak peralatan, tentu semakin kompleks pula di fungsinya. Seluruh konsep marketing mix diatas sejatinya punya keterkaitan dan kesinambungan yang apik antara satu sama lain. Sebagai Wirausaha, anda harus mampu menyelaraskan dan menyeimbangkan seluruh unsur demi mendapat hasil yang maksimal. Selain itu, pelaksanaan setiap aspek juga harus sesuai kaidah usaha, artinya bisa diaplikasikan dengan terstruktur terhadap fungsinya masing-masing. Maka dari itu, Anda harus menjalankannya secara beriringan serta proporsional. Demikianlah 7 unsur marketing mix dan penjelasan singkatnya. 12 Elemen Marketing Mix oleh Neil Borden Seorang Pakar, Neil Borden tertarik dengan gagasan ini dan kemudian mengadaptasikannya pada konteks eksekutif pemasaran sebagai mixer of ingredients, yang harus selalu kreatif dalam mengelola bauran prosedur dan kebijakan pemasaran, dalam rangka menghasilkan laba bagi perusahaan. Dalam artikelnya yang berjudul “The Concept of the Marketing Mix” yang dipublikasikan pada tahun 1964, Borden menyusun daftar elemen-elemen bauran pemasaran yang terdiri atas 12 aspek, yang terdiri atas Product PlanningPricingBrandingChannels of DistributionPersonal SellingAdvertisingPromotionsPackagingDisplayServicingPhysical HandlingFact Finding and Analysis Demikianlah, Pengertian Marketing Mix Bauran Pemasaran, Konsep Marketing Mix 4P & 7P, dan Sejarah Singkat munculnya Bauran Pemasaran dalam dunia bisnis. Semoga bisa menambah wawasan dan terima kasih. . 324 292 288 330 311 22 448 316